Pengikut

Rabu, 06 September 2017

Ramadhan 02 - Kemanangan Kaum Muslimin di Bulan Ramadhan

Ustad Asep Asobari 
25 Mei 2017 


Ada 25 kemenangan kaum muslimin di Bulan Ramadhan,tapi yang akan dibahas disini hanya yang 10 kemenangan besar. 

Dampak kemengan dari kaum muslimin di bulan Ramadhan 

Dampaknya luar biasa dalam perkembangan dan penyebaran islam. Karena kemenangan kaum muslimin dibulan ramadhan membuka rangkaian kemenangan kaum muslimin berikutnya. mulai dari madinah berkembang ketimur ke persia ke atas sampai ke armenia-rusia sampai ke balkan serbia. Kemudian ke barat ke afrika (sudan - habasan ) sampai ke afrika utara , ke tanah italia, dan kembali ke barat spanyol. 

Wilayah ini dikuasai kaum muslimin diantara terjadi di bulan ramadhan. Mengapa ramadhan begitu berarti bagi kemenangan bagi kaum muslimin. Bahkan ramadhan pembuka gerbang kemenangan islam. Dan dari situ pula penguatan kaum muslimin termasuk perebutan wilayah yang dulunya sempat terlepas dari kaum muslimin seperti di palestina (syam), di syam terjadi pertempuran di bulan ramadhan yang sangat menentukan baik itu merebut kembali wilayah islam dari tangan musuh musuh islam seperti zaman shalahudin al ayyubi, dan ketika kaum muslimin mempertahankan inflansi pasukan musuh (mongol) titik pertempurannya semua itu ada diwilayah syam. 

Ramadhan merupakan momentum penting bagi kaum muslimin untuk mempertahankan dan merebut kembali. Sehingga kalau kita simpulkan pertempuran ini ada yang direncanakan, ada pula yang memang terjadi pada di bulan ramadhan. Tapi yang terpenting di titik-titik  disetiap peristiwa besarnya mereka merencanakan sebagai momentum pencapaian tertinggi dari apa yang telah mereka lakukan sebelumnya. 

Barangkali ini yang jarang kita jadikan semacam target ketika kita melewati bulan ramadhan, kita tidak memikirkan apa yang akan kita capai dibulan ramadhan tahun ini sebagai umat bukan semata mata sebagai pribadi. 

Kalau target pribadi di bulan ramadhan salah satunya adalah ingin katam al quran. Akan tetapi ketika ramadhan sebagai perencanaan umat yang menjadi masalah adalah ada atau tidak adanya perencanaan umat ini. Kesadaran terhadap keberadaan umat juga bisa menjadi masalah. Sehingga sebagai umat kita tidak pernah berfikir kita harus mencapai sesuatu di bulan Ramadhan. 

Kemenangan yang akan dibahas adalah kemenangan yang menjadi gerbang dan punya dampak mengubah kekuatan umat islam atau mengubah perjalanan sejarah.


1. Perang Badr al Kubra

Bagaimana perang badar mengubah perjalanan sejarah. 

Perang badar terjadi pada hari jumat pada tanggal 17 ramadhan tahun ke 2H, dimana merupakan tahun pertama kali di wajibkan berpuasa di bulan ramdhan untuk kamum muslimin. karena sebelumnya belum ada ketetapan kewajiban berpuasa dibulan ramadhan. 

Ayat al baqarah 183 diturunkan oleh Allah menjelang dibulan ramadhan tahun ke-2 Hijriah, jadi pada waktu itu merupakan pengalaman ramadhan pertama kali bagi kaum muslimin menjalankan puasa ramadhan. Pencapaian mereka adalah kemenangan di perang badar. 

kita sudah berapa kali puasa , pencapaian kita apa ? 

Perang badar adalah perang yang direncanakan untuk perang, artinya kaum muslimin sebenernya tidak merencanakan perang, kehadiran kaum muslimin di badar bertujuan untuk mencegah datangnya kafilah dagang quraish. 

Ini sebenarnya bukan pertempuran, bentrok mungkin terjadi tapi khafilah dagang ini tidak dilindungi oleh pasukan, mereka hanyalah pasukan pengawalan saja (hanya beberapa orang dan bukan posisi yang siap tempur), karena saat itu quraish telah memiliki kontrak dagang dengan setiap kabilah dagang yang telah dilewati selama perjalanan melakukan perdagangan (syam romawi) 

Didalam al quran surah Quraisy disebutkan 
" Karena kebiasaan orang quraish (1), yaitu kebiasaan mereka yakni berpergian pada musim dingin dan musim panas (2) " 

Sehingga kaum Quraish tidak perlu mengawal khafilah dagang mereka sebesar apapun, dengan pasukan, mereka juga tidak menyangka kaum muslimin dapat menjangkau mereka. Maka ketika kaum muslimin keluar dengan jumlah 300 orang mereka kaget luar biasa, dan mereka merasa terancam saat itu. 

Jumlah pasukan saat itu 314 pasukan muslim vs 950 pasukan quraish. 

Meskipun jumlah kaum muslimin saat itu sedikit tetapi pencapaian mereka adalah kemanangan di perang badr.

Ini bukan sebuah pertempuran yang direncanankan tetapi sebenarnya perang ini dipicu kedatangan kaum muslimin datang sehingga kaum quraish geger. 

Pasukan quraish terancam sehingga mengirim informasi ke mekah untuk mengabarkan kejadian ini. Saat itu quraish geger karena hampir seluruh pengusaha besar quraish memiliki inventasi 50 ribu dinar di mekah.


Akhirnya pasukan quraish mengirim pasukan di perbatasan tepatnya di badr.

Dimana saat itu Khafilah dagang quraish yang saat itu dipimpin Abu Sofyan berhasil lolos dari kejaran kaum muslimin, dikarenakan disaat kaum muslimin datang abu sofiyan sudah menghitung  secara koordinat kedatangan kaum muslimin, sehingga tidak dapat tercapai pada saat itu. Dengan demikian pasukan quraish merasa sudah aman sehingga mengirim surat kepada kawan kawannya bahwa kaum muslimin tidak bisa mengejar mereka, 

Tetapi Abu Jahal tidak mau pulang, menurut beliau ini adalah momentum untuk menghabisi kaum muslimin. Abu jahal menginginkan kita harus memerangi kaum muslimin dengan pasukan abu jahal tetap bertahan. 

Jika saat itu Rasulullah menarik mudur pasukannya ?

Jika saat itu Rasulullah menarik mundur pasukannya maka sudah dapat dipastikan pasukan Rasulullah akan aman. Tatapi ini bertentangan dengan strategi  pertahanan dan pengembangan / penguatan posisi madinah ditengah masyarakat arab, dimana mereka menilai madinah ini masih terlalu muda. Sehingga saat itu keberadaan madinah belum diperhitungkan sebagai sebuah masyarakat baru, sehingga kelompok manapun dengan leluasa sebagai sasaran empuk untuk masyarakat arab pada saat itu. 

Sehingga oleh Rasulullah pasukan kaum muslimin tidak ditarik mundur.  Tetapi jika saat itu madinah berhasil ditaklukkan maka madinah dapat dipersembahkan ke Mekah. Tentu sebagai mereka sendiri sebagai lawan Rasulullah  menjadi sangat penting jika disaat madinah dapat mundur kocar kacir berarti mereka telah berhasil menggalang kekuatan untuk menyerang madinah dan menganggap madinah dianggap lemah (ini berbahaya). 

Saat itu  kota madinah masih ada kaum kafirun yg tunggal disana. Menunggu madinah tersudut dan kalah, sampai itu terjadi maka habis. Maka Rasulullah tidak akan mundur padahal Rasulullah memiliki satu hari untuk menarik mundur pasukannya. Dari segi waktu memiliki peluang untuk mundur. Jika satu hari itu digunakan akan dapat menarik mundur pasukannya sejauh 80km. Artinya Madinah dengan badar sekitar 155km separohnya bisa ditempuh tapi hal ini tidak dilakukan. 

Maka mau tidak mau Allah mentakdirkan benturan , maka " harus terjadi perang " 

Yang dilakukan Rasulullah adalah memastikan soladiritas pasukan kaum muslimin didalam. Maka dari itu Rasulullah mengumpulkan para sahabat, kaum ansor dan muhajirin, dengan total 300an orang. Pengumpulan pasukan dilakukan sehari sebelum perang badar. 

Awalnya Rasulullah penuh dengan pertimbangan karena pada waktu itu persoalannya adalah jumlah pasukan anshor. Karena ansor terdiri dari 2/3 pasukan kaum muslimin.  muhajirin sekitar 74 orang saja sisanya anshor. Pada saat itu anshor memiliki kontrak dengan Rasulullah untuk membela beliau didalam kota madinah. Tetapi jika saat itu anshor menolak menerima untuk tidak bertarung maka hal itu syah saja. Karena mereka (kaum anshor) juga tidak memiliki kewajiban untuk bertarung. 

Saat itu Rasulullah meminta masukan dari Saad bin Muad (pemimpin anshor). 

Saad bin muad berbicara mewakili anshor yang mayoritas mengambil keputusan kami akan ikut Rasulullah, jangankan mengahadapi kaum quraish kau suruh kami menyebrangi lautan kami akan mengarungi lautan bersamamu. 

Rasulullah menggap pasukannya telah solid, sehingga langkah strategi selanjutnya adalah menguasai lapangan. Sehingga Rasulullah turun untuk menguasai lapangan di area badar. Semua yang berada di area badar yang bisa menjadi kemenangan dikuasai oleh kaum muslimin, misalkan sumber air, kebun, sehingga Rasulullah menggabungkan antara kekuatan mental para sahabat yang sudah solid dan berdasarkan iman yang luar biasa serta stategi yang amat cerdas menguasai lapangan. 

Maka kalaupun pasukan quraish yang jumlahnya lebih banyak tetapi mereka tidak menguasai lapangan di badar. Dari situlah kaum muslimin mendapat kemenangan. Kemengan itu terjadi dalam durasi satu hari. Saat itu kaum muslimin menerapkan menerapkan strategi perang yang belum pernah dilakukan untuk mereka. 

Untuk pertama kalinya dalam perang Rasulullah menggunakan " taktik perang barisan " jadi biasanya perang di arab itu dua kelompok yang berperang keluar dari masing masing daerahnya, menyerbu dan berperang dan setelahnya saling mundur, sehinga baru diketahui berapa orang yang tewas, berapa orang yang luka, berapa orang yang mulai melemah. Tetapi Rasulullah menerapkan strategi perang yang berbeda kali ini di perang badar. 

Pasukan musuh ditunggu didalam barisan, pasukan musuh datang dipanah jadi hanya butuh satu hari untuk mengalahkan kaum quraish. 





Arti kemenangan perang badar. 

Allah menyebut secara singkat badar itu sebagai hari pembeda, maksudnya badar itu adalah pembuktian kepada semua pihak (orang beriman) bahwa dengan iman kalian (kaum muslimin) terbukti lebih unggul dari pada orang kafir. Ini adalah pembuktian bagi orang kafir, bagi orang kafir terbuka mata mereka " ternyata kaum muslimin lebih kuat dari pada kita " 

Outpun pendidikan Rasulullah selama 15 tahun telah terlihat, dimana saat itu Rasulullah dihadapkan dengan masyarakat yang eksis luar biasa (mekah) yang merupakan para meter didalam berbagai bidang ekonomi, kepemimpinan seluruh jazirah arab. Pada waktu itu banyak kaum kafir yang heran karena kaum muslimin tidak pernah diperhitungkan. Baru setelah masuk kemadinah dibentuk sebagai sebuah kekuatan kolektif. Tetapi baru dua tahun menjelma sebagai masyarakat dan mengalahkan mekah yang merupakan standar parameter kekuatan dalam bidang jazirah arab, kalah telak karena lebih dari 30 tokoh utama quraish tewas di Badar total mereka yang tewas 70 orang. 

Perang badr adalah perang pembeda dan merupakan bukti kekuatan umat muslim, 2 (dua) tahun kemudian setelah perang badar terjadi Fathul Mekkah. Sedangkan Perang uhud terjadi dimana Quraish mengangkat kembali citra mereka yg telah hancur hanya ingin mengembalikan wibawa mereka. Sebenarnya quraish itu sebenarnya lumpuh sejak perang badar. Perang Badar itu sebenarnya telah menghabisi quraish. Setelahnya Rasulullah membawa sahabatnya ke Mekah untuk melakukan perjanjian Hudaibiyah, dan setelahnya 2 tahun kemudian terjadi Fathul Mekkah.

Di Madinah muncul fenomena kaum munafik untuk pertama kali setelah perang Badar, sehingga menjadi pembeda nantinya mana yang beriman dan kafir. 



2. Fathul Mekka

Fathul Mekka terjadi pada 20 ramadhan 8H
Fathul mekah adalah puncak pencapaian Rasulullah ketika berhadapan dengan zajirah arab dan  tapi disisi lain adalah transisi perkembangan islam. 

Dakwa Rasulullah itu bertahap, dakwah dari lingkaran terkecil yakni keluarga, kemudian melebar kepada quraish dan melebar lagi diluar kelompok quraish. Lalu ke jazirah arab. Misinya menyebarkan agama Allah untuk seluruh alam semesta. Tahapan awalnya yakni menggenggam jazirah arab. 

Rasulullah punya waktu beberapa tahun sekitar 23 tahun untuk mengangkat kaum muslimin di jazirah Arab dikancah dunia. Jazirah arab dikuasai dengan menguasai mekah terlebih dahulu. Jazirah arab kuncinya di mekah, maka mekah harus dikuasai. Rasulullah membuka gerbang pentas dunia, kirim surat ke kaisar romawi, persia, mesir, mengirimkan surat yang berisikan 
" Akulah Muhammad , Muhammad adalah hamba Allah dan Utusan Allah, kepada penguasa romawi (Haraclius), penguasa persia(khusrau), penguasa ethopia (raja negus) mesir dll, Aku akan mengajak kalian ke agama yang benar dan kalian akan selamat".

Disaat kaum muslimin akan melaksanakan umroh bersama Rasulullah, akan tetapi dihalangi oleh kaum musyirikin di mekah. Sehingga Rasulullah mengajak untuk bernegosiasi hingga mengadakan perjanjian Hudaibiyah (sekitar tahun ke-6 Hijriah/628M). Perjanjian Hudaibiyah ditanda tangani kedua belah pihak. Sejak saat itu terjadi hubungan antara mekah dan madinah, sehingga masyarakat tinggal memilih mau pro mekah atau madinah saat itu. Saat itu tidak mungkin mekah melakukan perlawanan kepada madinah, beda dengan sebelumnya. 

Saat itu mekah yang melakukan pelanggaran perjanjian hudaibiyah, sehingga terjadilah Fathul Mekkah, mekah ditaklukkan kembali oleh Rasulullah. Proses dua tahun antara perjanjian hudaibiyah dengan peristiwa fathul Mekah. 

Fathul mekkah artinya jazirah arab bener benar ditangan kekuasaan Rasulullah

Strategi Rasulullah yakni walaupun Rasulullah membawa 10.000 pasukan, dimana pasukan tersebut lebih besar  hampir 5x dari pasukan quraish. Pasukan inti quraish sebenarnya hanya 2000 saja sisanya yakni bantuan/pendukung pasukan dari luar.  

Pasukan Rasulullah membawa pasukan sebanyak itu ? 

Karena Rasulullah diberi ijin Allah untuk melakukan pertempuran di mekah, waktu itu Rasulullah diberi izin untuk berperang padahal kita tahu mekah itu tanah suci dan tanah harom dan tidak boleh terjadi pertumpahan darah. Tetapi hanya satu hari saja Allah memberikan ijin kepada Rasulullah untuk apabila perlu pertumpahan darah ya pertumpahan darah (perang). Tetapi Rasulullah menginginkan sedamai mungkin, semininmal mungkin terjadi pertumpahan darah di mekah kalau bisa jangan ada yang terbunuh dalam pertempuran

Makanya Rasulullah membawa pasukan sebanyak itu, supaya quraish tidak berfikir untuk melawan karena sudah ketakutan dulu melihat banyaknya pasukan Rasulullah, dan itulah yang ditunjukan Rasulullah kepada pemimpin quraish saat itu  (Abu sofiyan). 

Saat itu abu sofiyan sebenarnya ke madinah meminta perpanjangan tentang perjanjian yang dilanggar (perjanjian Hudaibiyah). Tapi Rasulullah tidak merespon, sehingga Abu syofiyan bingung ini Rasulullah menerima atau tidak. 





Dan malam itu juga Rasulullah menggerakkan pasukannya untuk menyalakan obor menuju ke mekah, ketika pasukan berada 40km diluar mekah hal inipun belum diketahui oleh abu sofiyan, sampai akhirnya abu sofiyan sadar akan kedatangan pasukan Rasulullah. Abu sofiyan akhirnya masuk islam dan dan selama perjalanan Rasulullah ke mekah akhirnya mengetahui sulaib, muzaik, gifar, muhajirin dan Anshor (masuk islam). Abu sofiyan berpesan jangan melawan Rasulullah. 

Ketika pasukan Rasulullah berhasil mendekat dan akan memasuki mekah maka pasukan dibagi tiga yakni dari kanan Khalid bin walid, dari syamiah yakni Zubair bin Awwam dari tengah Abu Zubaidah bin Zahroh. Ketika mendekati mekah bendera anshor ada di Sa'ad bin Ubadah, ketika itu sa'ad bin Ubadah memuncak emosinya eforianya dan melampaui batas dari strategi Rasulullah (inilah saatnya menghabisi quraish). Ia mengatakan hari ini adalah hari pembantaian quraish. 

Maka Rasulullah memanggil Sa'ad sehingga bendera anshor diserahkan ke qoish (anak Sa'ad bin Ubadah) dan Rasulullah mengatakan hari ini bukan hari pembantaian tapi hari kasih sayang. Hari ini Allah akan memuliakan quraish dengan menerima islam. (luar biasa startegi Rasulullah). Dan setelah itu pasukan Rasulullah masuk ke Fathul Mekah. 





Titik kemenangan Fathul Mekkah adalah strategi Rasulullah tersebut. Ketika saat itu Rasulullah berhasil mengumpulkan pasukan quraish di mekkah (masjidil haram), dan mengajak naik ke mimbar dan masukan ke dalam kabah (untuk solat bersama Rasulullah) yakni Bilal bin Rabah dan Usama bin Zaid. Dua orang ini yang ditunjuk oleh Rasulullah. Mereka adalah dua budak quraish yang dulu diseret dihina dipukuli dilempari. Rasulullah memberi tunjuk kepada pemimpin quraish bahwa orang yang kalian anggap rendah itu justru lebih mulia dari kalian semua karena kedekatan mereka kepada Allah. 

Rasulullah berpidato yang isinya sebenarnya Allah telah memupus semua kebencian kedengkian yang bersemayam dihati kalian. semua manusia asalnya sama berasal dari adam dan adam berasal dari tanah. Dan Allah menutup dengan perkataan "wahai orang quraish apa yang ada didalam pikiran yang ada dalam diri kalian, keputusan apa yang akan kalian ambil" 

Orang quraish sebenarnya mengakui bahwa orang islam meskipun sudah disiksa dipukul tidak akan membalas, kalian adalah saudara kami yang baik. Maka Rasulullah menimpali dengan mengatakan " aku katakan kepada kalian hari ini, sebagaimana yusuf mengatakan kepada saudara saudaranya yang menyakitinya selama bertahun tahun, bahwa akuu tidak akan menyalahkan kalian, semoga Allah mengampuni kalian, dan semua kalian bebas " 

Fathul mekah ini kuncinya :
Selama 20 tahun quraish menghabiskan dana untuk memburu dan akan menghabisi Rasulullah tapi pada saat fathul mekah Rasulullah tidak menyalahkan pasukan quraish dan dendam kepada pasukan quraish. Hal ini diluar pemikiran para jazirah arab lainya berfikir akan terjadi pertumpahan darah di mekah. Dari seluruh jazirah arab berbondong bondong ingin masuk islam.    


3. Perang Al Buwaib

12 Ramadhan 13H lokasi dimasa kepemimpinan Umar bin khatab terjadi perang / pertempuran yang disebut perang buwaib.

Rasulullah mengatakan bahwa "kalian suatu saat akan berhadapan dengan persia dan persia akan bertahan dalam dua pertempuran saja. setelah dua pertempuran dengan persia itu maka persia tidak akan pernah bangkit lagi sebagai persia". 

Peretempuran persia dengan romawi akan terjadi pertempuran berabad abad, Romawi melawan dua kekaisaran yakni Parthia dan Sassaniyah. Konflik ini berakhir ketika munculnya invasi muslim arab yang menghantam Sassaniyah dan kekaisaran Romawi timur. 

Pertempuran di Persia dengan Kaum Muslimin yang banyak disebutkan sejarahwan adalah pertempuran qadisiyyah dan pertempuran nahawan,  
  • Peperangan qadisyah dimenangkan oleh kaum muslimin. Peperangan qadisiyyah berujung dengan berakhirnya kendali kekaisaran sasaniyah di persia barat secara permanen dipimpin oleh Sa'ad bin waqqas. 
  • Pertempuran nahawan adalah pertempuran antara pasukan kaum muslimin melawan pasukan sasania, dan berakhir dengan kemenangan kaum muslimin dan akibatnya persia kehilangan kota di sekitar wilayah nahawan, termasuk kota sephanam (kini isfahan). Pertempuran nahawan adalah babak akhir dari qadisiyyah. Kekuatan akhir persia itu di pada pertempuran nahawan. 
Abu Bakar tahun pertama menyelesaikan masalah internal yakni menyelesaikan masalah permurtadan kaum muslimin di jazirah arab, sehingga kekuatan kembali ke kaum muslimin. Abu bakar hanya butuh 1 tahun saja. Setelah itu fokus Abu bakar untuk menguasairomawi dulu belum ke Persia karena saat itu di Persia masih ada kudeta kudeta. 

Perbatasan sebelah timur jazirah arab adalah teluk Persia. Bahkan sebelum wafat Abu Bakar memberi wasiat ke Umar bin Khatab untuk menyelesaikan masalah Persia. Umar bin Khatab dihari pertama kepemimpinannya menghimpun pasukan untuk berhadapan dengan Persia. Pada saat itu belum ada pasukan reguler tetapi di rekrut dari pasukan khabilah arab yang ada. Pasukan kabilah kabilah datang untuk silih berganti menjadi pasukan yang siap membantu Umar. 

Katika Umar umumkan kita akan berhadap-hadapan dengan Persia, mereka berfikir apa kita mampu memerangi Persia. Dari pengalaman sebelumnya tidak ada yang berani melawan Persia. Maka seorang kalifah yang berasal kabilah yang berbatasan  dengan Persia (Mutsanna bin Haristsa Asy-Syaibani) berkata " Wahai kaum muslimin janganlah kalian berfikir apa yang kalian hadapi terlalu besar karena Persia adalah tangga kami. Kami sudah berhasil menyisir bagian perbatasan. Dulu aku berfikir menghadapi 100 kaum Persia lebih berat dari 1000 kaum Arab. Tapi dengan kemampuan kita sekarang aku sadar menghadapi 100 orang Arab jauh lebih berat dari pada menghadapi 1000 orang Persia". Mutsanna bin Haristsa Asy-Syaibani dikenal dengan Syahul Harb / ahli strategi perang di masyarakatnya. Beliau berasal dari Bani Syaiban sebuah suku di irak wilayah yang berbatasan langsung dengan Persia dan Arab





Akhinya yang menyambut seruan jihad Umar bin Khatab untuk menaklukkan Persia adalah Abu Ubaid Mas'ud ats Tsaqafi (Abu Ubaid) dan dari situlah dikarenakan beliau menjawab seruan jihad pertama kali maka Umar bin Khatab mengangkat sebagai panglima perang dalam misi besar tersebut. 

Pertempuran pertama (Peperangan Al Jisr / jembatan) 

Pertempuran pertama kaum muslimin vs pasukan Persia dikenal dengan Peperangan Al Jisr / jembatan) terjadi pada bulan sya'ban tahun 13 H, kaum muslimin dipimpin oleh Abu Ubaid, dan dibantu oleh Al Mutsana bin Haritsah Asy-SyaibaniAbdullah bin Martsad. Kedua pemimpin ini sangat disegani oleh Persia. Sedangkan Persia dipimpin oleh Jalinus. Peperangan ini terjadi didekat sungai Eufrat, sungai inilah yang memisahkan kedua pasukan ini. Waktu itu Umar bin Khatab meminta Abu Ubaid untik mengikuti ulama senior saat itu tapi ternyata Abu Ubaid memiliki strategi sendiri yakni "memerintahkan pasukan untuk menyebrangi jembatan untuk melakukan perlawanan kepada pasukan Persia disebrang sungai Eufrat".  Maka bertemulah semua pasukan diatas jembatan yang membentang diatas sungai Eufrat. Jumlah pasukan muslim saat itu 10.000 personil sedangkan pasukan Persia siap siaga dengan pasukan bergajah mereka. Dalam perang ini gajah membawa keuntungan besar bagi Persia banyak pasukan kaum muslimin terluka dan terbunuh. Termasuk dalam pertempuran ini Abu Ubaid terbunuhPasukan kaum muslimin mencoba bertahan di jembatan akan tetapi pasukan Persia berhasil mengepungnya, sehingga dalam kondisi terdesak saat itu Abdullah bin Martsad mengambil tindakan untuk memotong jembatan dengan harapan dapat menyelamatkan kondisi pasukannya dari kepungan pasukan Persia.  Pucuk komando dipegang oleh Al Mutsana bin Haritsah, beliau berupaya mengevakuasi dan menarik mundur pasukkannya. Pertempuran pertama ini kaum muslimin mengalami kekalahan. 

Setelah peperangan ini Al Mutsana bin Haritsah mulai melakukan persiapan untuk kembali melakukan penyerangan kepada Persia untuk mengembalikan kehormatan Islam. Beliau mengirim surat kepada Umar bin Khatab untuk mengirimkan pasukan tambahan ke irak. Usman bin khatab dengan segara mengirimkan bala pantuan pasukan. 

Perang Buwaib 

Permusuhan antara Arab-Persia sudah mencapai puncaknya dan sudah tidak ada harapan perdamaian lagi sehingga timbulah peperang, yang dikenal dengan Perang Buwaib. Tak lama dari pertempuran pertama yakni pada tanggal 12 Ramadhan 13H, kedua armada perang menuju ke wilayah yang cukup luas yang terletak dikota Kufah (Buwaib). Saat ini Kufah dan Buwaib terpisah dengan sungai Eufrat. Kali ini panglima perang dibawah komando Al Mutsana bin Haritsah, beliau mengkomandoi pasukan perang. Kali ini Umar bin Khatab mengutus Jarir bin Abdullah Al Bajali beserta seluruh pemuda dari suku Bajalah.  Perang Buwaib adalah perang antara 12.000 pasukan kaum muslimin (dipimpin Al Mutsanna bin al haritsah asy syaibani) melawan pasukan persia 70.000 pasukan persia (dipimpin Mihran bin Badzan). Pertempuran ini terjadi di masa khilafah Umar bin khatab. Belajar dari kekalahan perang pertama maka pada perang ini menggunakan strategi perang baru, kali ini diperislahkan untuk pasukan Persia melawan lebih dahulu. 

Pasukan perang Persia sangat berambisi menghabisi pasukan kaum muslimin, jangan sampai kaum muslimin menang. Ini harus menjadi pertempuran yang yang menentukan "Tidak ada lagi kekuatan Arab di tanah Persia", kali ini Perisa mempersipkan pasukan berkuda dan pasukan gajah. 

Panglima muslim Mundzir bin Hassan bin Dhirar Adh Dhabbi melakukan duel dengan panglima Persia Mihran bin Badzan, sehingga akhirnya panglima Persia terbunuh, disusul dengan dipenggalnya kepala panglima Persia tersebut oleh Jarir bin Abdullah Al Bajali. Sejak itulah pasukan perang Persia menjadi kocar kacir, mereka segera menghabisi pasukan Persia. Setelah pertempuran Buwaib hancurlah reputasi Persia dengan demikian para sahabat semakin mudah menaklukkan wilayah yang terletak di sungai Eufrat dan Tigris, dan mereka berhasil membawa harta rampasan perang. Peperangan besar di irak ini setara dengan pertempuran Yarmuk di Syam.


4. Perang Nubah 

Perang nubah terletak di mesir bagian selatan yang berbatasan dengan Sudan pada bulan Ramadhan 31H (tidak ada tanggal yang pasti) 

Nubah itu dulunya sudan dan beberapa wilayah mesir (mesir bagian selatan) itu juga masuk kedalam wilayah nubah. Pada saat itu semua penduduk nubah adalah nasrani. Menaklukkan nubah berarti menaklukkan afrika bagian tengah. 

Wilayah perang Nubah ada sebagian wilayah mesir (Aswan, Lukson , Al Akson) daerah nubah dulu dan sekarang beda. Pada waktu itu penduduk nasrani di mesir menaklukkan wilayah Nubah. 

Nubah menjadi penting ketika kaum muslimin berhasil menaklukan wilayah mesir jaman Umar bin Khatab. Mesir supaya aman maka wilayah perbatasan harus dikuasai kaum muslimin, seperti wilayah barat ke Libia (Torodus) dan daerah diluar Libia (alexandria) juga dapat terkuasai kaum muslimin. 

Serta bagian selatan mesir juga harus dijinakkan oleh Amru bin Ash. Reputasi Amru bin Ash memiliki peran besar pada saat penaklukkan mesir pada periode kekhalifahan Umar bin Khatab. Pada tanggal 6 Ramadhan Umar bin Khatab juga berhasil menaklukkan Tunisia.  Dan terjadi peperangan sengit yang akhiranya ada sebuah perjanjian yang harus disepakati. Perjanjian itu disepakati oleh Amru bin Ash. 

Lalu ketika Amru bin Ash pensiun diganti Ustman bin Affan, oleh Abdulah bin Sa'ad bin Abi Sarha (gubernur mesir). Pada jaman Ustman banyak peremajaan kepemimpinan islam. Banyak orang berfikir Utsman mengganti pemerintahannya untuk kepentingan keluarganya (nepotisme) ini salah, inilah sebuah kadarisasi kepemimpinan, dimana Ustman memerlukan itu. Maka saat itu Abdullah bin Sa'ad bin Abi Sarha menjadi gurbernur

Sehingga Abdullah bin Sa'ad bin Abi Sarha memiliki patner Abdullah bin Zubair. Kadarisasi islam dijaman beliau adalah sebelum senior pensiun maka perlu dicarikan penggantinya, yang baru dapat berprestasi dan selama itu pula seniornya masih dapat berprestasi. Jangan menunggu yang tua sudah tidak dapat berproduktif baru mencarikan gantinya. 

Abdullah bin Sa'ad bin Abi Sarha melanjutkan misi Amru bin Ash untuk mendesak Raja Nabah mau melakukan perjanjian damai. Titik perjanjian yang penting adalah pada clausul kesepakatan dengan Raja Nubah. Inilah visi dan misi islam dalam meluaskan wilayah. Kesepakatan berisikan :
  1. Kaum muslimin dapat mendirikan masjid di Nubah, penjagaan dan oprasionalnya di tanggung mereka (raja Nubah)
  2. Musafir muslim yang masuk wilayah Nubah harus mendapat jaminan Full, mereka berkumpul menjadi mitra yang saling kenal;
  3. Pemerintah Nubah harus menyerahkan 350 budak afrika (budak Nubah adalah budak terbaik) dan ditukar dengan kaum muslimin menyerahkan gandum/logistik ke Nubah.Kaum Nubah membutuhkan kaum muslimin mesir. Karena budak tersebut dilatih oleh kaum muslimin sehingga memiliki skill. Sehingga budak Nubah merasa diprioritaskan dan dimanusiakan tidak lagi merasa diperbudak/menjadi budak. Menurut para budak Nubah dapat merasa lebih dekat dengan masyarakat mesir tanpa adanya kesenjangan. 
Sebanyak 20ribu pasukan kaum muslimin dipimpim Abdullah bin Abi Sarha (gubernur mesir) mengalahkan kerajaan nubah sehingga mau menerima perjanjian damai dengan pasal pasal yang ditentukan Abdullah. Masa khalifa usman bin affan.



5. Khalid bin Walid runtuhkan berhala di Mekah
 
Pada saat itu Kabah dikuasai kaum Quraish sampai peristiwa Fathul Mekah sampai ditaklukan oleh kaum muslimin, ka'bah memiliki arti penting bagi kaum quraish (sebelum islam masuk ke mekkah), mereka adalah kaum jahiliyah. Kaum quraish juga menghormati Ka'bah, hanya saja yang mereka tidak mengikuti ajaran Allah yang disampaikan kepada nabi ibrahim yang diturunkan sebelum islam memasuki kota mekkah. Ka'bah difungsikan kaum quraish sebagai tempat untuk meletakan patung sesembahan dan gambar gambar hiasan pemujaan didalam ka'bah atau disekitar ka'bah. Kaum quraish dulu juga melaksanakan Hajj dan umroh hanya saja berbeda dengan umroh dan hajj saat ini. Umroh dan Hajj kaum quraish banyak di campuri masalah yang syrik yakni " Tidak ada sekutu bagimu, kecuali sekutu yang pantas untukmu, Engkau Yang Paling Tinggi tapi ada yang rendah darimu hanya saja dia bermitra dengan Mu" (inilah bentuk kesyirikan dari niat umroh dan Hajj mereka). Rasulullah pun melakukan Hajj dan umroh tetapi tidak menggunakan ritual jahiliyah, dan Rasulullah berdiam dirinya di arafah bukan di musdalifah sebagaimana kaum quraish melakukannya. Tabliah Hajj dan Umroh Rasulullah juga berbeda dengan kaum quraish. Tawaf sebenarnya ajaran nabi Ibrahim tapi sebelum Rasulullah datang memang banyak dibumbui dengan ajaran syirik. 

Setelah umat islam membebaskan kota Mekah, Nabi Muhammad mensucikan kota Mekah dengan memusnahkan patung berhala di sekeliling ka'bah sebelum berakhirnya ramadhan tahun ke-9H. Rasulullah mengirim Khalid bin Walid untuk memusnahkan patung Al Uzza. Patung ini dipercaya sebagai patung dewi terbesar.


6. Fath Andalus 

Andolus semenanjung siberia yaitu spanyol dan portugal sekarang. Dulu dua negara itu menjadi satu provinci islam. Permulaan pada 29 Ramadhan 92H dimana 12000 pasukan muslim dipimpin Thariq bin ziyad vs 100.000 pasukan katolik dipimpin Roderico raja gotic (Raja yang paling kuat dan sangat berpengaruh saat itu meskipun ada beberapa kerajaan kecil dibagian selatan). Maka dengan mengalahkan Rodrico yakni menguasai spanyol. Peperangan ini terjadi masa khalifah umawiyyah dibawah kepemimpinan Walid bin Abdul Malik.

Kaum muslimin sebelum memasuki kawasan Spanyol sebelumnya mereka ini telah menguasai afrika utara. Dari Afrika utara (maroko) terlihat spanyol karena jaraknya hanya 14-15 km. Daratan Spanyol itu terlihat dari Maroko. Ketika kaum muslimin sampai di Tanjer (persis di ujung maroko, Ibnu batuta berasal dari tanjer wilayah paling barat kekuasaan islam). Thariq bin ziyad mengirim surat Walid bin Abdul Malik yang disampaikan oleh Musa bin Mushair yang meminta ijin untuk menyebrang ke Spanyol. 

Akhirnya Thariq bin Ziyad menyebrang lautan tersebut Gunung gilbatar atau gunung Thariq berasal dari nama Thariq bin ziyad, dan selat dikawasan tersebut dikenal dengan selat gilbatar / selat jabal thariq (Thariq bin Ziyad sangat berpengaruh) Banyak daerah di Spanyol yang nama daerahnya masih menggunakan kata arab karena nama tersebut yang memberikannya adalah kaum muslimin. 

Thariq bergerak menyusuri wilayah selatan mengamankan pesisir yang bersebrangan dengan pesisir maroko, intinya itu dulu supaya kalau ada apa apa kaum muslimin bisa nyebrang ke maroko atau pasukan dari maroko bisa membantu. Pesisir itu disebut Al Gaziraz disitulah pasukan Thariq bin Ziyad berhadapan dengan pasukan Rodrico. Ini sangat menentukan. Saat itu Rodrico memiliki ambisi untuk menghabisi kaum muslimin sehingga ini sebagai suatu peringatan agar kaum muslimin tidak mungkin bisa menaklukkan semenanjung siberia (portugal dan spanyol). Sedangkan Thariq befikir hal yang sama jika pasukkannya bisa menghabisi kekuatan Rodrico sekarang maka wilayah Spanyol terbuka untuk kaum muslimin. 

Pidato Thariq bin Ziyad (yang ada dibuku sejarah saat ini thariq bin ziyad membakar kapal mereka, hal ini tidak benar), tidak ada pernyataan dari Musa bin Mushair karena ia sangat berhati hati untuk menyelamatkan pasukan, apalagi mengingat Thariq bin Ziyad adalah bawahannya. Jika sampai melakukan hal itu Thariq bin Ziyad sudah dihabisi terlebih dahulu. Ini hanya sisipan dari orang barat untuk beralibi mencari alasan yang masuk akal mengapa saat itu mereka kalah telak dari pasukan kaum muslimin, sehingga mengarang cerita sejarah. Ini adalah buatan orng eropa yg membelokkan pemikiran umat muslim. 

Ketika Rodrico kalah maka daerah selatan dekat dengan khadif (wilayah penting kaum muslimin) pelabuhan yang sangat penting. Maka wilayah yang dapat dikuasai Thariq bin ziyad dari wilayah selatan sampai ke tengah ( sampai ibu kota gotic yakni Tolero , yang posisinya ditengah, sekarang ibu kotanya Madrid dan Tolero/Toledos itu sangat dekat 80-100km). Thariq bin Ziyad melakukan perjalanan dari selatan ke tengah 600km, dengan bertempur dengan pasukan Rodrico tidak ada hambatan. Thariq bin Ziyad juga mengamankan daerah selatan seperti Granda, Malaga, dll (Semua daerah selatan dikusai Thariq bin Ziyad dalam waktu dua minggu) 

Dalam peperangan melawan rodrico dikabarkan thariq bin ziyah membakar kapal-kapal mereka (sejarah ini tidak dapat dibuktikan), berhadap-hadapan dengan rodrico itu tidak dilaut tetapi di darat tidak jauh dari sungai. Kapal Thariq ada di Gilbatar, thariq bin ziyad tidak mungkin terjadi jika itu terjadi akan menjadi pembahasan ulama pakar fiqih. Ini adalah sisipan yang dilakukan orang barat untuk mencari tahu kenapa saat itu kita kalah telak, banyak cara yang mereka gunakan untuk memberi pesan kepada kita bahwa sebenarnya rodrico adalah pasukan perang yang handal. 

500-600tahun kemudian bangsa eropa ingin merebut kembali menguasai Spanyol. Mereka memiliki waktu 2tahun untuk merebut wilayah yang sempat di kuasai Thariq bin ziyad. Inilah selemah lemahnya kekuatan kaum muslimin. Ketika kaum muslimin sangat rapuh Alfanzo memerlukan waktu 2 tahun sedangkan thariq membutuhkan waktu 2 minggu. 

Teknik peperangan Musa bin Mushair jika telah menguasai suatu wilayah pastikan wilayah yang dikuasai itu sudah royal, jangan sampai banyak menguasai wilayah tapi wilayah yang dikuasai terlebih dahulu melakukan pemberontakan lagi itu akan capek dan sia-sia buang waktu. Tapi itu yang terjadi beda dengan strategi Thariq bin Ziyad wilayah ini sudah mulai terbuka sayang jika tidak dikuasai. (Dalam dunia peperangan itu tidak bisa seperti itu) 

Sehingga Musa bin Mushair menyebrang membantu Thariq bin Ziyad menuju ke wilayah barat Spanyol terjadi juga pada bulan Ramadhan tahun ke 93H. Dia bersama putranya Abdul Aziz Musa bin Mushair, mereka menaklukan Sevila (sevia)  terus ke merida ujungnya ke Toredo, sampai setelahnya mereka berdua Musa dan Thariq melakukan perluasan wilayah ke utara (Zaragoza sampai Barcelona) dan sampai barat daya  (Bizon), sementara Abdul Aziz dari sevila ke barat ke portugal sampai ke Brisbon (ibukota portugal). Perebutan wilayah yang dilakukan Thariq dan Musa ditempuh dalam waktu 3.5 tahun. Mereka menanamkan islam hampir 800tahun diwilayah jajahan mereka. 

Wilayah Spayol dan Portugal dikuasai semua tinggal seperempatnya lagi, dan sebagian kaum muslimin memasuki daerah prancis melalui pegunungan sirenai dan mereka masuk untuk mengamankan wilayah dibalik gunung sirenai (perbatasan Prancis dan Spanyol (Barcolana) pegunungan sirenai), tetapi pasukan kaum muslimin kalah dengan pasukan Prancis sehingga menarik mundur pasukannya ke semanjung siberia. 

Kaum muslimin mengembangkan Spanyol, menanam pohon zaitun sehingga Spayol kini menjadi produsen zaitun terbesar di dunia. Irigasi pertanian dikembangkan kaum muslimin. Ada gereja kecil dan katherdal di Spanyol saat ini sebenarnya dulu adalah masjid yang kemudian luarnya dibangun kembali menjadi gereja. Masih keliatan ornamen muslim didalam gereja yang mereka tinggalkan. Sholat jumat pernah dilaksanakan di Spayol selama 500tahun di Madrid, adzan 200tahun dikumandangkan di Barcelona. Inilah peradapan. Puisi puisi pilu yang mengantarkan keindahan cordoba saat itu karena mereka tahu dulu bagaimana mengusai dan sampai akhirnya runtuh. 

Penambahan materi klik disini 


7. Fath Sisilia 

Peristiwa sisilia terjadi pada tanggal 6 Ramadhan 212 Hijriah. Diangkat sebagai panglima yakni As'ad bin furath (hakim agung dan ulama terbesar) untuk memimpin pasukan muslim untuk menaklukan Sisilia, Mengapa ? Berapa penting Sisilia bagi kaum muslimin ? 

Sisilia terdapat dikawasan Italy, adalah pulau yang dekat sekali dengan italy. Kaum muslimin saat itu berada disebrangnya. Kaum muslimin tidak akan tenang jika disekitarnya belum menjadi daerah jajahannya. Dikawatirkan mereka dengan senang hati memiliki banyak waktu untuk mengempur pasukan kaum muslimin, berdasarkan hal tersebut maka Sisilia dijadikan target penyerangan. Kuncinya yakni menguasai sisilia, maka dari situlah pasukan sisilia dibentuk.   

As'ad bin furath adalah murid imam malik. Ketika dilepas dipelabuhan beliau dielu elukan masyarakatnya. Lalu ia berkata "wahai saudaraku kalau kalian merasa bangga dengan posisiku saat ini ketahuilah  aku mencapainya dengan pena"

" Belajarlah jangan putus dan lelah dalam menuntut ilmu "

As'ad bin furath gugur di Sisilia saat memimpin kaum muslimin merebut Sisilia, sampai dilanjutkan oleh pasukan berikutnya ke palermo, (dikuasai lah palermo dan sebagian daratan Italia yang lain) mulai tahun 212 Hijriah. Saat itu vatikan (roma) betapa masa-masa itu ketakutan , saat itu kaum muslimin sudah menguasai spanyol dan  portugal dan sudah mulai masuk kedataran prancis, dan ditengah (kepulauan sisilia) sudah mulai dikuasai. Dibagian timur saat yang bersamaan konstantinopel digedor habis habisan. Dari bani umayah abasiyah sampai jaman turki ustmani, eropa mengalami masa ketakutan. Peradapan islam sebenarnya raksasa yang sedang tidur terbelenggu, ia hanya membuthkan satu momentum yang membuatnya melek dan membuka belenggunya. Sehingga peradapan barat siap-siap hengkang. Eropa tidak pernah ketakutan seperti saat itu terhadap kekuatan kaum muslimin, bahkan sampai sekarang ini. 



8. Syafat Syam 

Saat itu terjadi pada tahun 584 Hijriah, rangkaian akhir kemenangan Shalahudin Al Ayubi dalam perang salib. Baitul magdish direbut kembali oleh Shalahudin Al Ayyubi. Jika saat itu baitul magdish dikuasai itu akan sangat terancam , karena ternyata masih ada kekuatan pasukan salib di syafat  maka syafat harus menjadi akhir dari penaklukan baitul magdish.  Mengepung benteng syafat setelah membebaskan baitul maghdish

Saat itu Shalahudin Al Ayubi sedang sakit, tapi beliau mengatakan tidak mungkin pertempuran ini kita hentikan. Meskipun banyak yang menyuruhnya istirahat. Menurutnya jika syafat syam belum ditangan kita maka kita tidak akan aman. Pada bulan ramadhan saat itu shalahudin Al Ayubi mengintruksikan untuk memasang alat pelontar (meriam) dan terus memonitor pasukannya sampai pagi, menentukan titik krusial penyerangan musuh. Saat itulah asistennya  (Ibnu Bahauddin bin Shaddad) niatnya ingin menghibur, ia berkata "wahai shalahuddin aku teringat hadist Rasulullah, ada dua mata yang tidak akan tersentuh api neraka yakni mata yang terjaga karena menjaga kondisi perang dijalan Allah dan mata menangis karena takut kepada Allah)"  , Nasehat ini membuat rasa kelelahan Shalahudin ilang meskipun 5 malam ia tidak tidur, karena malam itu identik dengan masa perjuangan. 




9. Peperangan Melawan Bangsa Mongol 


Bangsa mongol sempat menguasai beberapa wilayah seperti China, Asia tengah, Uzbekistan, baghdad (irak) dan kemudian masuk ke syam. Saat itu kekuatan kaum muslimin berada di mesir, jika saat itu mesir jatuh ketangan mongol itu artinya semua kekuatan di eropa dapat ditaklukkan, mongol punya prinsip bahwa matahari akan selalu menyinari mongol (artinya dunia akan mereka taklukan) maka dengan kondisi itulah pasukan muslim di mesir menggalang kekuatan untuk mengusai mongol, jika suatu negeri tidak bisa menguasai permasalahannya maka sujudlah pada penguasa langit maka penguasa langit akan memberikan bantuannya. Pasukan kaum muslimin di mesir menang sehingga sejak saat itu mongol tidak lagi berfikir melakukan infasi bertahan dan baru setengah abad setelahnya mereka mencoba lagi untuk melakukan perlawanan. Artinya ancaman mongol terhadap dunia, yang dapat menghentikan adalah peristiwa ain jalut


Perang Ain Jalut adalah perang besar yang terjadi padad 658 H atau 3 september 1260M antara orang-orang muslim Mamluk (Turki) dengan bangsa Shamanis Mongol. Saat itu pasukan mongol bergerak ke arah palestina dan dihadang oleh tentara Mamluk dari bani Mamalik yang dipimpin oleh Muzafar Al Qutus di Ain Jalut, bersama Ibnu Taimiyah di Al qutus berhasil menghadapi penghadang dan menggagalkan serangan mongol ke Palestina dan Mesir. 



10. Peperangan Shaqab  


Peristiwa tanggal 2 Ramadhan 702 H (1303M), Pertempuran Shaqab ini terjadi di syam. Titik krusial umat dari dulu di syam. Pertempuran di syam selalu menentukan wajah dunia. Perang salib terjadi di syam, lalu pertempuran di Ain Jalut juga disyam, dan sekarang pertempuran Shaqab di syam.  Percobaan mongol memasuki Palestina dimulai sejak tahun 699 H, tapi ketika mongol masuk ke damaskus syam, dimana saat itu  Ibnu Taimiyah mencoba menghadang Ghazan Khan (pemimpin mongol saat itu). Saat itu bangsa mongol mengklaim dirinya menganut agama islam sehingga mudah diterima, tapi ajaran islam yang mereka anut masih menyimpang. Ibnu Taimiyah membuat gerakan sosial di damaskus mengkondisikan agar masyarakatnya ideal, jika tidak ideal sudah dapat dipastikan damaskus akan hancur menghadapi mongol. Gerakan Ibnu Taimiyah adalah gerakan keilmuan, pada tahun 702 H ketika menghadapi mongol semua masyarakat damaskus turun, waktu itu pasukan kaum muslimin dipimpin oleh 


Dengan berani Ibnu Taimiyah berteriak memberikan komando kepada umat Islam untuk bangkit melawan serbuan tentara Tartar ketika menyerang Syam dan sekitarnya pada Perang Ash Shaqab melawan Ghazan Khan. Perkatan pedas Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah kepada Qazan Khan: 

" Anda menyatakan bahwa Anda Muslim, dan anda memiliki muadzin, mufti, imam dan syeikh, tetapi anda menyerang kami dan masuk ke negeri kami, untuk apa ini ? Meskipun ayah, kakek anda Hulagu Khan orang kafir, mereka tidak menyerang kami dan memereka memenuhi janji mereka. Sedangkan anda berjanji tapi ingkar kepada janji anda


Akhirnya dengan izin Allah, pasukan Tartar berhasil dihancurkan, maka selamatlah negeri syam, Palestina, Mesir dan Hijaz. Peran pendidikan sangat menentukan kemenangan kaum muslimin saat itu (tidak dapat dipisahkan). Kemenangan kaum muslimin bukan karena keungulan militer, kekuatan politik tetapi ingat penompangnya adalah KEKUATAN PENDIDIKAN. Ketika manusia memiliki aqidah yang benar dan pemahaman yang benar tentang iman (berdasarkan ilmu) akan mendatangkan kemajuan dalam beberapa bidang. Hal ini sudah dibuktikan. 




Selasa, 05 September 2017

Ramadhan 01 - Ramadhan dalam Lintas Sejarah Islam - Ustad Asep Asobari

Ustad Asep Asobari 
13 Mei 2017 

Ramadhan memberi peran dalam lintas sejarah islam, karena ramadhan menjadi puncak momentum dari segala target. Berbagai macam kebaikan telah dilakukan, dan puncaknya adalah pada bulan ramadhan. Jika gagal mencapai target di bulan ramadhan maka akan sulit menggapainya di bulan berikutnya. 

Ada beberapa peristiwa yang bersejarah yang sangat besar yang sangat menentukan dan bermakna bagi umat muslim di bulan ramadhan.  Maka momentum ramadhan ini dimanfaatkan oleh beberapa panglima untuk meraih kemenangan bagi kaum muslimin.


1. Perlawanan Shalahudin Al Ayyubi 


Tahun 584 H / 1187 M adalah masa akhir dari masa perjuangan kesatria besar, sebuah pertempuran antara pasukan muslim dan  tentara salib dari kerajaan Yarusalem. Pasukan muslim dibawah kepemimpinan pahlawan besar islam yang tidak terkalahkan yakni Shalahuddin al Ayyubi. Dalam rangkaian pertempuran Shalahudin merebut kembali al quds  setelah lebih kurang selama 98 tahun dikuasai pasukan salib/eropa. Pertempuran ini dimenangkan oleh kaum muslimin sehingga berhasil merebut kembali kota yarusalem dan sekitarnya. Shalahudin memiliki strategi yang sangat jenius. 

Shalahuddin al Ayyubi sebelum benar benar menguasai al quds, rangkaian perang yang paling pentingnya yakni beliau menaklukkan kota shofan/Sephorie kemudian Hittin, dimana sebelumnya Shalahuddin sengaja memancing tentara salib menuju sebuah lembah di Hittin. Para tentara salib berjalan menyebrangi lembah Galilea dalam panas yang terik. Dari situlah pasukan tentara Shalahuddin mengepung dan melemahkan pasukkan salib.  Usai perang di Hittin Shalahuddin menawan Raja Guy dan Reymond, Raja Reymond dibunuh Shalahuddin karena kejahatannya pada kaum muslimin sementara raja Guy dibawa ke Damaskus dan tak lama dibebaskan. Inilah gambaran sikap Shalahuddin kepada tentara salib yang penuh kasih dan Shalahuddin tidak membantai kaum non muslim dalam merebut wilayah yarusalem saat itu. 

Saat menaklukkan al quds sebenarnya kondisi beliau sedang sakit tapi beliau memaksakan diri, karena jika beliau berhenti melakukan perlawanan maka untuk memulainya kembali akan terasa berat meraih kemenangan merebut palestina. 

Beliau merasa harus menyelesaikan peperangan ini dibulan Ramadhan karena beliau merasa lebih kuat menyelesaikannya dibulan Ramadhan sehingga beliau tidak mau beristirahat dan terus melakukan perlawanan. Emosi perasaan dari seorang pemimpin. 

Ramadhan harus menjdi momentum puncak dari segala target kita. Bukan karena ramadhan maka kita offkan kegiatannya, jangan sampai apa yang kita raih dibulan Ramadhan akan menjadi kendor di bulan diluar Ramadhan. Apa kegiatan yang selama ini kita jalankan harus mencapai puncaknya di bulan Ramadhan, kalau kita gagal di Ramadhan sehingga di luar Ramadhan kita akan semakin sulit. 
(kita harus mengambil pelajaran dari pemikiran Shalahuddin al Ayyubi) 

Ini memberikan pengaruh yang luar biasa untuk merebut kembali al quds dari tangan orang eropa. 

Kisah yang menggambarkan Yarusallem jatuh ketangan umat muslim dibawah kepemimpinan Shalahudin Al Ayyubi

https://www.youtube.com/watch?v=11tViUnX1_Q

https://www.youtube.com/watch?v=qMJGMeGkxls

https://www.youtube.com/watch?v=WfyNreOEet8





Keunggulan dari sistem perlawan dan menyediakan kebutuhan peperangan yang dilakukan Shalahudin yakni menteladani Rasulullah. Shalahucdin memberikan keyakinan kepada pasukannya bahwa islam pasti berjaya dengan berharap hanya kepada Allah. 

Maka dengan apa yang dilakukan Shalahuddin sebaiknya kita dapat mengambil pelajaran.

  1. Gebrakan yang dilakukan Shalahuddin mengepung benteng Tiberius telah berhasil memancing pasukan salib untuk keluar dari benteng di kota Acre, jalur yang ditempuh pasukan salib adalah jalur yang telah disiapkan Shalahuddin, dimana sumber mata air didaerah tersebut sudah dikuras, sehingga pasukan salib merasakan dahaga diwaktu bersamaan dengan musim panas saat itu. Strategi perang badr rasulullah yang dipergunakan Shalahuddin untuk menghadapi pasukan salib
  2. Shalahuddin telah mempersiapkan logistik bagi pasukkannya, ini meningkatkan kecepatan manuver pasukan dimedan perbukitan untuk mengepung pasukan salibis di bukit Hittin. Persiapan Shalahuddin sangat rapi untuk kebutuhan logistik pasukkannya mengikuti persiapan Rasulullah pada Fathul mekkah
  3. Shalahuddin menggali kelemahan pasukan muslimin saat itu, yakni terletak pada pertempuran jarak dekat. Karena kaum muslimin saat itu tidak memiliki baju perang yang baik dan peralatan tempur kaum muslimin masih terbatas dibandingkan musuh. Sehingga dengan kelemahan ini Shalahuddin menyusun taktik dimana lawan harus dilemahkan dulu dari jarak jauh sebelum diserang. Mirip dengan strategi perang uhud ketika pasukan quraish mulai berjatuhan akibat srangan panah yang terarah. 
  4. Shalahuddin berhasil mengirim kavaleri pasukan (dibawah pimpinan Muzaffaruddin) yang mengiring pasukan keluar dari perkemahan sehingga akhirnya dapat mengalahkan pasukan musuh di Sephorie, kekalahan ini merupakan pukulan untuk tentara salib. Kisah ini mirip dengan strategi pancingan yang dilakukan Khalid ibnu al walid.
  5. Shalahuddin memecah persatuan pasukan salib dibawah kekuasan Raja Raymond dan Raja Guy, mirip pendekatan yang dilakukan Rasulullah pada strategi perang Ahzab 


2. Penaklukkan wilayah Italia 

Pada tanggal 9 Ramadhan 212 H, adalah peristiwa penaklukkan wilayah italia (sisilia) ditangan kaum muslimin. Italia pernah 200 tahun berada dibawah kekuasaan kaum muslimin. 

Dimulai dari abad ke-3 tahun 212 H, sebagaimana kita ketahui bahwa Italia, ibu kotanya adalah Roma dan kita tahu didalamnya ada vatikan. Daerah italia ada kepulauan kepulauan, sangat dekat sekali kepulauan sisilia dengan roma. Dari wilayah barat kaum muslimin sudah masuk dari semenanjung siberia menuju ke perbatasan prancis, sedangkan dari bagian timur kaum muslimin dalam upaya menggedor banteng konstantinopel, makanya roma cemas. Tidak ada kekuatan yang saat itu membuat mereka panik kecuali kekuatan islam. 

Seorang panglima, seorang hakim agung, seorang ulama besar, yang sangat berpengaruh di afrika utara saat itu diangkat sebagai tokoh penakluk sisilia (murid utama dari imam malik), beliau adalah " As'ad bin Furoth "

As'ad bin Furoth berguru kepada Imam Malik bin Anas yang memiliki sosok sangat kritis, berguru kepada Imam abu Hanifah dan kembali ke afrika kemudian diangkat menjadi hakim agung tunisia. Oleh Khalifah Dinasti Aghlabiya (Ziyadatullah) menunjuk As'ad bin Furoth sebagai gubernur Afrika utara 

Ketika umat islam saat itu sangat berkepentingan menaklukkan sisilia, karena afrika utara sebenarnya terancam oleh kekuatan romawi. Maka supaya umat islam  tenang, maka kaum muslimin harus memegang bagian wilayah italia sehingga dengan demikian bagian terluar dari roma ini nantinya juga diharapkan dapat dikuasai kaum muslimin. Saat itu pasukan kaum muslimin berhasil membuat gentar pasukan romawi di sisilia. Tetapi Romawi tidak berkeinginan masuk ke wilayah yang telah dikuasai kaum muslimin (sisilia) karena strategi mereka sendiri terancam. 

Maka untuk memperoleh kemenangan itu bukan hanya diperlukan srategi tempur, sekaligus seorang ulama besar yang memiliki pengaruh kemiliteran dan kejiwaan.  Sehingga ketika As'ad bin Furoth keluar dari rumahnya untuk memimpin perang, ia sangat di elu elukan oleh masyarakatnya, diatas kudanya ia berpidato :
" Wahai manusia jika kalian merasa bangga melihat aku diposisi yang sekarang, maka ketahuilah aku mencapai posisi ini dengan pena. maka berlomba lombalah dengan penamu (mereka menyuruh kita untuk belajar)". 

Apa yang kalian lihat tidak akan dapat kalian capai kecuali dengan pena, maka bersungguh sungguhlah kalian dalam membukukan ilmu dan dengan ilmu gapailah kemuliaan.  Pesan tersebut dapat diaplikasikan saat ini dengan menguasai media untuk mendapat kedudukan. Sebarkanlah ilmu mu dengan penamu dan ingatlah bahwa para pencari ilmu akan memperoleh kedudukan di dunia dan di akhirat

Ia membuktikan ketika kaum muslimin memasuki sisilia saat itulah sisilia mulai terkuasai sampai palermo oleh kaum muslimin dimana As'ad bin Furoth gugur disana, selama 200 tahun lebih italia ketar ketir gelisah akan posisinya, berbeda dengan kaum mulimin dibagian afrika tenang karena tidak ada kekuasan lawan yang akan menyerang karena mereka sudah terlalu sibuk dengan urusan mereka. 

Palero adalah suatu daerah yang menjadi saksi kekuatan islam, 
  1. tidak hanya militer yang menarik, dalam islam ketika semua kekuatan islam itu dipancangkan, filiosofinya kekuatan militer dan politik tidak dapat terlepas satu sama lain. 
  2. Keilmuan : banyak ilmuan muslim yang berpengaruh didunia ini, lahir atau besar dan bekarya di sisilia.




Ziyadatullah segera menginformasikan keberhasilan pembebasan kota sisilia dan mengirim surat kepada khalifah Al Makmun bahwa usaha As'ad bin Furoth berhasil sehingga Sisilia berhasil dikuasai ditangan kaum muslimin 

Mengguncangkan dunia tidak harus dengan berjuang tapi berfikir bagaimana bisa mengusir para penjajah yang berkuasa ini. 


Jika kita berbicara ilmuan muslim yang pertama kali menemukan globe yang lebih dikenal peta dunia, yakni Al syarif al idrisi. pada abad ke-5 / ke-6 H adalah orang pertama yang membuat globe dan peta dunia, dan ia memiliki buku tentang geografi dari mushab bin mustam, ikhtirad bin affa. Bola dunia dari perak dan dilapisi dengan emas dibuat di plersia. Geografi peta dunia yang pertama kali adalah dibuat oleh ilmuan muslim. Kita bisa membaca buku buku para sahabat. 

Monumen colombus ada di Sisilia Italia, Colombus menggunakan peta kaum muslimin. Dulu portugal dan spanyol itu satu negara, sekarang menjadi dua negara. Dulu merupakan bagian dari salah satu provinsi islam dalam satu negara. Provinci islam salah satunya juga madrid (maroko, spanyol, portugal) 

Ketika Muhammad Al Fatih dapat merebut Konstantinopel pada tahun 1453.

Vatikan sangat ketakukan jangan sampe konstantinopel berada dikawasan kaum muslimin. Kekuatan kaum muslimin saat itu telah dapat menguasai Granada, saat itu konsentrasi kaum muslimin adalah Granada. makanya vatikan mengarahkan kaum muslimin masuknya hanya dari pintu timur saja. 
   

3. Pertempuran Soluna/Sidonia

Tahun ke-92 Hijriah, (29 Rmadhan  92 H) Pertempuran Soluna/Sidonia. Pertempuran antara khalifah ummayah (Thariq bin Ziyad) dengan pasukan kerajaan visigoth (Raja Roderic) dimana pasukan Thariq bin Ziyad dibantu pasukan dari Musa bin Nushair . Pertempuran ini terjadi dilembah Barbate (bahasa arab : wadi lakka/lakka Thariq) bagian selatan spanyol atau dikawasan al getziras, cadiz. Alasan dipilihnya lembah ini dikarenakan sisi belakang dan kanannya berdiri gunung yang tinggi dan disisi kanannya terdapat danau sehingga aman untuk pasukan kaum muslimin. 

Thariq bin ziyad kala itu mengucapkan "Musuh didepan kamu dan lautan di belakang kamu, pilihlah yang kalian mau", pidato singkat yang dapat menghantarkan kaum muslimin menguasai dataran eropa - Spayol saat itu. 

Saat itu Thariq bin Ziyad adalah kabilah barbar yang tinggal di maroko, Setelah Musa bin Nushair mengangkatnya sebagai panglima perang, dan Thariq bin Ziyad berhasil menaklukkan maroko (Al Hocaima). Saat itu islam dengan mudah diterima di maroko karena pasukan muslimin hanya bertujuan untuk membebaskan wilayah tersebut dari kepemimpinan penguasanya dari hukum yang tidak adil. 


Penaklukan Spanyol sudah lama juga diidam-idamkan kaum muslimin, khalifah Utsman bin Affan juga mengatakan "Jika kalian dapat menaklukkan Andalusia niscaya kalian akan mendapatkan pahala yang sama dengan mereka yang menaklukkan konstantinopel di akhir zaman





Mulanya dataran Siberia dikuasai oleh Raja yang dzalim (Raja Roderic), sehingga orang spanyol saat itu meminta bantuan muslim maroko untuk menggulingkan pemerintahan Roderic. Sebelumnya Thariq bin Ziyad melakukan persiapan dengan mengirimkan armada kapal laut yang membawa 500 pasukan untuk mempelajari medan perang di Spayol dibawah kepemimpinan Tharif Ibnu Malik. Mereka sama sekali tidak melakukan kontak senjata, setelah kabar didapatkan Thariq bin Ziyad dengan pasukkannya kembali melintasi lautan dari maroko menuju pegunungan Gilbatar (selat jabal thariq) Spanyol. Dari Gilbatar masuk ke tarita naik sedikit disana terdapat lembah sebagai tempat pertempuran penting dimana kekuatan islam di spanyol mulai ditunjukan. Pertempuran besar sekitar 12.000 pasukan muslim melawan 100.000 pasukan gotic (kerajaan katolik spanyol) dimana Thariq bin ziad melawan Roderic (tahun 92H/711M), disinilah Roderic kalah telak.

Spayol dibagian selatan dan tengahnya terbuka untuk islam, tidak ada kekuatan katolik yang mampu menahan kekuatan Thariq bin Ziyad masuk ke Spanyol.

  • Wilayah selatan Spanyol (Cordoba, Malaga, al Borea, Murcia, dan Granada) dikuasai oleh Thariq bin Ziad dalam dua minggu. Penaklukan seluruh semenanjung Iberia dan memenangkan pertempuran di Al geciras Thariq bin Ziyad menuju ke Toledo (sebelah barat Madrid). Toledo sangat mudah ditaklukan tanpa melakukan pertempuran. Kemenangan demi kemenangan diperoleh Thariq bin Ziyad. 
  • Sedangkan bagian barat Spanyol hingga portugal yang belum di taklukkan Thariq bin Ziyad ditaklukkan oleh anak dari Musa bin Nushair (Abdul Aziz bin Musa bin Nushair) yakni Medina,Sidonia, Karmonia, Seville, Merida. 
  • Lalu mereka bersama menaklukkan spanyol bagian utara hingga sebagian kecil wilayah di prancis bagian barat daya (Ragon, Castille, Galicia, Saragosa, Bercelona, Praus).

Khalifah Al Walid bin Abdul Malik memerintahkan Thariq bin Ziyad dan Musa bin Nushair untuk menarik kembali pasukannya ke Damaskus. Khalifah Al Walid bin Abdul Malik wafat dan digantikan oleh saudaranya Sulaiman bin Abdul Malik, Musa bin Nushair juga akhirnya wafat di Damaskus sementara Thariq bin Ziyad tidak diketahui keberadaanya setelah meninggalkan Andalusia Spanyol. 

Kaum muslimin berkeinginan menguasai portugal dan spanyol 

Kalau kita lihat peta spanyol dan portugal dimana semenanjung tiberias dan dibatasi pegunungan sirene (sebelah utara) setelah itu prancis. kaum muslimin menaklukkan dua wilayah itu totalnya hanya 3.5 tahun , ditaklukkan oleh Thariq bin Ziyad dan Musa bin husain.  500-700 tahun lebih kaum muslimin dapat bertahan. Selvia, Cordoba, Toledo, Madrid, Salamanka, naik keatas Zaragoza, Barcelona, dikuasai kaum muslimin. Di Barcelona pernah selama 200 tahun adzan berkumandang.

Madrid adalah perkampungan yang dibangun kaum muslimin, sebelumnya Madrid adalah sebuah perternakan yang kecil, dan kaum muslimin lah yang membangun kota Madrid. Dimana Madrid berasal dari kata Madrid, kemudian alfonso ke-6 diresmikan. Di Madrid itu pernah diadalan solat jumat selama 500 tahun di Madrid. Ulama besar muncul dari sini, ulama yang memiliki akhiran namanya ada "majridti" berarti berasal dari Madrid. 

Tanah Spayol ini banyak memendam jasad2 syuhada ulama besar islam, sewaktu disana banyaklah mengucapkan "assalamulaikum ya alan ya inalmuslimin" sebagai tempat perkumpulan tapi tidak ada bekasnya.

Titik awalnya adalah 29 Ramadhan 92 H, dampak peperangan tersebut adalah membuka eropa, mencerahkan eropa dan eropa belajar dari kaum muslimin. aisar prancis Luis ke-16 membuat istana di prancis tetapi tidak ada satupun kamar mandinya. Tapi pada abad ke-18 kaum muslimin di spayol membuat pemandian umum dan kaum musliminlah yang mengajari orang eropa untuk mandi. Mereka bersih diri dan bersih hati yang mengajarkan kaum muslimin. Tata cara makan orang eropa yang mengajarkan adalah kaum muslimin. Dulu orang eropa makan itu pakai bejana, perak, tembaga yang mengajari mereka makan pakai piring, gelas, sendok garpu adalah kaum muslimin di Cordoba. Yang membuat kaca dari pasir adalah ilmua muslim (Firnas) pada abad ke-10. Orang eropa diajari cara makan ada tiga babak (advertise, mencose, disert) ini adalah budaya  kaum muslimin di Cordoba. Ini bukan budaya orang Blanda. 

Di Madrid saat ini penduduknya ada 3 juta, 1200 tahun yang lalu penduduk Cordoba sudah 1 juta, banyak kemajuan yang ditorehkan umat islam di Spanyol. Eropa pernah disinggung untuk tahu diri karena telah berhutang dengan umat islam dan peradapan Islam. Bahasa spanyol banyak mengadopsi bahasa arab yang sedikit di modifikasi. 


Awal kehancuran peradapan islam di Spanyol adalah dikarenakan kekuasaan islam disemenanjung Andalusia terpecah kedalam beberapa kerajaan kecil yang selalu bertikai sehingga kekuasaan Dinasti Bani Ummayah di Spanyol hanya dapat mempertahankan kekuasaannya sampai tahun 1031. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok besar yakni kelompok barbar, kelompok sisilia, dan kelompok arab. Mereka saling bertikai merebutkan kekuasaan, keadaan ini dimanfaatkan kerajaan kristen spanyol dibagian utara (yang sudah mulai kuat) untuk memberikan bantuan dalam memenangkan peperangan yang terjadi diantara mereka, dan akhirnya mereka saling berebut untuk mendapatkan bantuan. 

Ketika pasukan katolik berjuang untuk merebut wilayahnya dari kaum muslimin pada 700 tahun kemudian. mereka memiliki waktu dua tahun untuk menguasai Spayol kembali dari tangan kaum muslimin. Sehingga dari sinilah peradapan islam mulai berjatuhan dan berakhir dengan penaklukan Granada. 

Ancaman dari utara yaitu kerajaan Castila dan Aragon dimana ratu Isabel dan raja Ferdinand menikah. Dua kerajaan katolik sampe bergabung satu sama lain hanya untuk menghimpun pasukan untuk melawan kaum muslimin di Granada, karena mereka tidak puas jika hanya mampu memecah belah kaum muslimin dan akhirnya berhasil menguasai Andalus dan wilayah lainya di spanyol. Pada penghujung abad ke-15 SM, islam hanya berkuasa di Granada (dibawah dinasti Bani Ahmar). Abu Abdullah adalah anak dari Bani Ahmar yang tidak senang kepada ayahnya karena menunjuk Muhammad ibnu Sa'ad sebagai penggantinya sebagai raja. Pemberontakan Abu Abdullah dibantu oleh Ferdinan dan Isabella, ayah Abdullah dibunuh dan Muhammad Ibnu Sa'ad disingkirkan, sehingga Abu Abdullah bisa menjadi raja. Karena perasaan tidak puas dari raja Ferdinand dan putri isabella maka ia pun memerangi Abu Abbdullah untuk merebut Granada. 

Granada jatuh pada tahun 1491, sebelumnya kota Cordoba tahun 1238, kota Sevila tahun 1248, dengan jatuhnya kota-kota penting di Spayol maka berakhirlah kekuasaan islam di Spanyol tahun 1492 M







4. Peristiwa setiap tahun pada bulan Ramadhan 

Masa Rasulullah pada setiap tahun pada bulan Ramadhan bisa sebagai momentum besar, yakni dimulai pada : 
  • Ramadhan tahun ke-2 terjadi peristiwa kaum muslimin berkewajiban pertama kali  untuk puasa ramadhan, zakat fitrah dan terjadinya perang pertama terbesar
  • Ramadhan tahun ke-3 terjadi peristiwa kaum muslimin melakukan persiapan untuk menyongsong perang uhud (terjadi di awal bulan syawal).
  • Ramadhan tahun ke-4 terjadi peristiwa kaum muslimin melakukan pergerakan perluasan wilayah dengan memasuki daerah terjauh saat itu ke daerah utara mendekati Romawi
  • Ramadhan tahun ke-5 hanyalah persiapan kaum muslimin untuk melakukan persiapan di bulan syawal (asatul)
  • Ramadhan tahun ke-6 meskipun tidak ada peristiwa besar, tetapi kaum muslimin melakukan persiapan menghadapi perjanjian kudega di bulan zulkaidah
  • Ramadhan tahun ke-7 kaum muslimin bersentuhan dengan wilayah terjauh dari kaum madinah dan dekat dengan romawi.
  • Ramadhan tahun ke-8 terjadi peristiwa fathuk mekah (20 Ramadhan)
  • Ramadhan tahun ke-9 terjadi peristiwa dimana delegasi dari seluruh penjuru arab datang, mengumpulkan kekuatan islam di jazirah arab.
  • Ramadhan tahun ke-10 terjadi peristiwa malaikat jibril turun dua kali kepada Rasulullah untuk menyampaikan firman Allah (al Quran) dan mengukuhkan islam 

A. Peristiwa Fathul Mekah 

Peristiwa pada Ramadhan tahun ke-8 adalah peristiwa fathul mekah, atinya jazirah arab dibawah panji Rasulullah. 




Dan perubahan apa yang terjadi saat itu kita tidak bisa membayangkan sekarang. Masyarakat sebelum datangnya islam adalah masyarakat kabilah/masyarakat suku. Dimana sistem masyarakat suku tidak ada satu kesatuan atau tidak ada yang membawahi sekaligus disepakati oleh suku yang ada bahwa masing masing suku berdiri sendiri, merasa mandiri tidak membutuhkan orang lain atau suku lain dengan segala kekerdilannya, kekecilannya dan kelemahannya, pada saat itu ada ratusan suku masing masing tidak mau dianggap lebih kecil lebih rendah apalagi di taklukkan oleh kabilah lain. Jika terjadi urusan kecil yang memicu pergesekan akan berakibat peperangan yang sangat lama sekitar 30 tahun. Zaman jahiliah dialami suku suku tersebut. 

Mereka sulit disatukan, akan tetapi ketika Rasulullah menaklukkan mekkah seluruh kabilah di jazirah arab mengakui kedaulatan islam. Mereka mau hidup dibawah satu panji islam dan berpedoman dalam satu hukum perundangg undangan Islam yang dibawa Rasulullah dan menjadi manusia/masyarakat yang berperadapan untuk pertama kali dibawah pemerintahan Rasulullah. 


Peristiwa Fathu Mekka (Kisah pembebasan atau penaklukan kota Mekkah)  
Merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 M tepatnya tanggal 10 Ramadhan 8H, dimana nabi Muhammad SAW berserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah ke Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan dan menghancurkan berhala yang di tempatkan disekitar ka'bah. Peristiwa ini terjadi setelah adanya perjanjian Hudaibiyah antara kaum muslimin dan kaum quraish. 

Perjanjian Hudaibiyah berisikan :
  1. Gencatan senjata selama 10 tahun
  2. Orang islam dibenarkan memasuki Mekka pada tahun berikutnya, tinggal disana selama tiga hari dengan membawa sebilah senjata
  3. Bekerja sama dalam perkara yang membawa kepada kebaikan
  4. Orang quraisy yang lari kepihak islam harus dikembalikan ke Mekka
  5. Orang islam yang lari ke Mekka tidak dikembalikan ke Madinah
  6. Kedua belah pihak boleh membangun kerjasama dengan kabilah lain tapi tidak boleh membantu dalam hal peperangan. 
Perjanjian itu dilanggar oleh kaum quraisy sehingga kaum muslimin bersekutu dengan bani khuza'ah, sedangkan kaum quraisy bersekutu dengan bani bakar. Kaum quraisy mengirim sejumlah militer qurasy yang dipimpin Ahafwan bin Ummayah, Humwathib bin Abdul izzi, Makraz bin Hafsh. sedangkan dari bani khuza'ah dipimpin Amer bin Salim Al khuza'i. Kaum quraisy mengirimkan Abu Sufyan ke madinah untuk memperbaiki perjanjian dengan kaum muslimin. Tetapi usahanya gagal, karena tidak mendapatkan tanggapan dari nabi Muhammad SAW. Setelahnya beliau menemui Abu Bakar dan Umar untuk membujuk nabi Muhammad SAW, tetapi usahanya gagal. Lalu menemui Ali bin Abi Thalib tetapi oleh Ali juga ditolak. Akhirnya Abu Sofyan berhianat. Dengan adanya penghianatan ini para sahabat diperintahkan untuk menyiapkan senjata dan perlengkapan peperangan untuk menyerang Mekkah. Rasulullah bersabda " Ya Allah buatlah orang quraisy tidak melihat dan tidak mendengar kabar hingga aku tiba disana secara tiba tiba"

Kemudian Rasulullah keluar madinah bersama pasukannya dan para sahabat untuk siap berperang. Beliau mengutus Abdullah bin Umi Maktum untuk menggantikan posisi beliau di Madinah. Ditengah perjalanan menuju Mekkah bertemu dengan Abbas dan sepupunya (Ibnu Harists dan Abdullah bin Abi Umayah) yang akhirnya masuk islam. Malam harinya Abbas menuju Mekkah dari Marra Dhahraan bertemu dengan Abu Sofyan. Abu Sofyan waktu itu ingin dibunuh oleh umar, tapi dilindungi oleh Abbas dan akhirnya abu sofyan bersyahadat. Rasulullah bersama kaum muajirin dan anshar mendatangi kota mekkah. Khalid bin walid ditempatkan di sayap kanan untuk memasuki kota mekkah dan zubbair bin awwam memimpin pasukan dari sayap kiri. 

Kemudian Rasulullah memasuki kota mekkah dan kemudian beliau tawaf dengan menunggang unta sambil membawa busur untuk menggulingkan berhala disekeliling kabah, kemudian beliau memerintahkan untuk menghapus semua gambar yang ada didalam kabah. Kemudian beliau solat, setelahnya mengitari dinding bagian dalam kabah dan bertakbir dipojok pojok kabah. Beliau bersabda " sesungguhnya Allah telah mengharamkan Mekkah, maka tidak halal bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk menumpahkan darah dan mematahkan batang pohon disana ". Sejak saat itu Mekkah menjadi negeri Islam sehingga tidak ada lagi hijrah dari Mekkah ke Madinah. Demikianlah kemenangan yang sangat nyata bagi kaum muslimin. Telah sempurna pertolongan Allah dan suku arab berbondong-bondong masuk islam. 




Meskipun banyak yang meragukan kemampuan Rasulullah untuk menyatukan. Rasulullah berkata " Kalian tidak ada yang bisa menyatukan hati mereka tapi Allah yang dapat menyatukan hati mereka " . 


Sama halnya peristiwa ketika kaum muslimin saat menguasai persia, peradaban persia yang sudah hadir 450 tahun mengakar kuat tetapi pada waktu masukkan kaum muslimin dipersia dibawah kepemimpinan Umar bin Khatab bahasa persia tidak lagi dipakai oleh penggunanya, semua berbondong bondong belajar bahasa arab, sehingga tata bahasa arab mulai berkembang di persia (kuva dan basrah). Orang orang persia saat itu berkepentingan dengan kaum muslimin sehingga ia mempelajari tata bahasa arab.

Romawi dan persia adalah satu kota dengan dua peradapan yang sangat luar biasa kekentalannya, sehingga mereka meninggalkan bahasa mereka untuk mempelajari bahasa arab. Mereka beranggapan bahasa arab adalah bahasa pencerah (nilainya disitu), mereka menyadari mereka menjadi besar setelah mereka menjadi muslim. 

Ketika Rasullullah bisa menaklukkan mekah maka jazirah arab bisa disatukan dan ini dilakukan selama 8 tahun (dua periode pemerintahan), menyatukan semua kabilah. 



B. Peristiwa Perang Badar

Badar adalah Yaumul Furqon / pembeda, dimana badar adalah titik pembeda yang menunjukkan kepada semua orang hasil / output pendidikan islam Rasulullah selama 15 (lima belas) tahun yakni dimekah (13 tahun)  dan madinah  (2 tahun), menggembleng kaum muslimin untuk melakukan gebrakan kepada kaum jahiliyah yang dimenangkan kaum muslimin meskipun dalam keterbatasan dengan 300 pasukan kaum muslimin melawan 100 pasukan musuh dalam kondisi sedang berpuasa selama 100km. 




Sejak ini semua mata terbuka untuk mengakui bahwa madinah memiliki kekuatan yang tidak disepelekan, ketakutan semua orang yahudi kelimpungan di madinah, orang musyrik di madinah jadi orang munafik. 

Pada 2 Ramadhan tahun 2 H terjadi perang islam yang pertama disebut perang badar. Badar adalah nama tempat disebuah lembah yang terletak di Mekah dan Madinah. Perang ini melibatkan tentara Islam yang jumlahnya jauh lebih sedikit dari tentara kaum musyirikin. Selain itu tentara islam memiliki kelemahan dibidang kelengkapan senjata. Kaum muslimin saat itu sedang dalam kondisi berpuasa ramadhan, tetapi tidak menyurutkan semangat berperang mereka. 

Ini membuktikan bahwa puasa bukan penyebab utama kaum muslimin menjadi lemah dan malas. Mereka gigih berusaha untuk mencapai keridhoan Allah. Orang yang berjuang demi mencapai keridhoaan Allah pasti akan mencapai kemenangan yang dijanjikan. 

Sesungguhnya Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu ketika itu orang yang lemah, karena itu bertawakal kepada Allah supaya kamu mensyukuri " (Al Imran 123) 




Dalam sepanjang sejarah ramadhan selalu menjadi momentum dalam pencapain pencapaian besar. Kalau kita tidak bisa memulai dari hal yang kecil kita sebenarnya belum bisa memaknai arti ramadhan. Kalau kita gagal di ramadhan sebenarnya kita lebih pantas gagal di luar ramadhan.



C. Islam masuk ke Yaman

Yaman terletak disemanjung tanah arab, Rasulullah mengutus Ali bin Abi Thalib dengan membawa surat beliau untuk penduduk kota yaman (suku hamdan) Peristiwa bersejarah semua penduduk kota yaman memeluk agama islam terjadi pada bulan Ramadhan tahun 10 H. 

Saat itu negeri yaman tidak memiliki kekuasaan yang terpusat tetapi diperintah oleh sejumlah suku yang memegang kendali otonomi didaerah masing-masing. Beberapa suku terkemuka di Yaman temasuk Bani Himyar mengirim delegasi ke Madinah untuk menyatakan kesediaannya menerima Islam. Meskipun sudah ada beberapa yang telah muslim. Delegasi yang diutus diantaranya adalah 
  • Ammar bin Yasir
  • Al Ala'a Al Hamdrami
  • Miqdad bin Aswad
  • Abu Musa Al Asy'ari
  • Syurahbil bin Hasanah


Tanya Jawab 

1. Tradisi bermaaf-maafan di bulan Ramadhan apakah ada tuntutannya dan bahkan ada yang menyebutnya bid'ah ?

Usman bin affan sebagai pemimpin kaum muslimin menjelang Ramadhan berkeliling dikota madinah, beliau sebagai khalifah yang mengingatkan umatnya agar bersiap siap menyambut ramadhan dengan mengatakan " inilah bulan zakat (inilah hari pensucian diri kalian) ".Kita harus berubah menjadi manusia yang baru setelah ramadhan. Rasulullah memiliki target di bulan Ramadhan yakni ketika dosa dosa kita terampuni diselama bulan ramadhan jdi setelah ramadhan jiwa kita bersih sudah diservice sudag du tune up. 

Secara makna meminta maaf dan memaafkan itu adalah bagian dari cara kita untuk memulai ramadhan di Indonesia (ini bukan ritual hanya minta maaf, kalau ritual baru bid'ah) sekarang apakah ada timbul ibadah khusus terkait dari peristiwa minta maaf itu (tidak ada kan). Meminta maaf dengan cra ritual yang tidak diperbolehkan adalah meminta maaf dengan mengirim kado. Meminta maaf itu tidaklah salah ,karena bukan ritual maka tidak masuk kedalam kategori bid`ah.

Usman bin affan juga melakukan keliling kampung bukan mengikuti apa yang Rasulullah lakukan, karena Rasulullah tidak melakukannya yang melakukannya adalah para khalifah.

Beberapa amalan biasanya ada dalil umumnya cuman tidak ada dalil khususnya. Contoh dalil umumnya berdizikir,sedekah (melalui dalil umum ketika aktivitas mulai dikerjakan). Tetapi jika mengkhuskan suatu amalan kemudian diniatkan sebagai ritual khusus itu tidak boleh.

Untuk menyikapi masalah ini hindari perdebatan, lalu apakah langkah yang harus kita ambil sebagai salah satu pendapat para ulama dari sekian pendapat ulama yang ada, ranah khilafiah. Bagi orang  yang tidak menganggapnya sebagai suatu yang kuat, maka tinggalkan tidak perlu perdebatan

Jika ada amalan amalan yang bersifat khodoir yang sifatnya lemah maka seharusnya  dikuatkan, contoh solat sunah tapi malah abai dengan sholat fardhu. utamanya malah keteteran dan mencoba mengalisa dan tahu menempatan diri. Jika ada perdebatan karena khilafiah ulama kita tidak mungkin bisa menyatukannya sebagai ijmah. Ulama yang berbeda pendapat itu wajar, maka mana yang kemudian menurut jalur ini kuat untuk diambil dan dimerima  untuk meninggalkan yang buruk; Janganlah terjebak dengan tipu daya setan. 

2. Apakah kita bisa mencontoh keberhasilan yang dilakukan zaman dahulu ? 

Generasi tahriq bin ziad bisa melakukannya jadi tidak menutup kemungkinan dengan genarasi kita saat ini pun bisa melakukannya untuk meraihnya dimasa sekarang, pencapaian manusia yang bisa dicapai pada saat itu bisa dicapai oleh generasi berikutnya, tidak mustahil kecuali mukjizat yang telah Allah berikan kepada para nabi tidak bisa terulang untuk kita. Paling yang harus dipersiapkan adalah dengan kajian lebih dalam bagaimana mereka bisa begitu, cari buku buku tentang kebangkitan umat islam, belajar dari sana. (banyak buku buku dalam bahasa arab)

Buku  "Kerugian Dunia karena kemunduran umat islam" ditulis oleh ulama India

Karena yang mencerahkan itu umat islam, karena yang membawa lentera adalah umat islam. dunia akan ikut terang karena islamnya maju. buku ini memperingatkan/mengkritik dunia barat "hai ketika kamu memusuhi umat islam kmu juga akan hancur

Dari membaca buku bisa juga dengan mengikuti kajian ustad, 

Ramadhan selalu menjadi momentum besar bagi kehidupa kaum muslimin dalam perubahan umat dan perubahan sejarah, momentum ramadhan harus bisa sebagai momentum puncak tercapainya yang ingin diraih oleh seorang muslim dalam kondisi apapun. Dalam pribadi atau secara masyarakat ketika ramadhan datang maka saya harus bisa menjadi penyebar potensi kebaikan yang saya miliki. Ramadhan tiap tahunnya harus memberikan arti yang berbeda dan Ramadhan tahun ini harus lebih baik dari ramadhan sebelumnya.

Bersambung ( klik disini