Pengikut

Rabu, 03 Januari 2018

Al Quran (02) - Menghafal quran - Ustad Adi Hidayat

Ustad Adi Hidayat 
Masjid Al Ikhsan Pondok Jingga
Bekasi, 28 Desember 2017 



Kajian sebelumnya (klik disini)


(1) Demi Masa. (2) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. (3) kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran (Qs. Al Ashr)

Setiap waktu terus kita lalui, tetapi manusia mempunyai potensi merugi. Siapakah mereka yang merugi itu ? 
  1. Orang orang yang tidak beriman kepada Allah. Memiliki nikmat iman maka akan dikeluarkan sebagai orang yang merugi.Maka milikilah iman.
  2. Orang yang tidak dapat merasakan kenikmatan hidayah. Al quran diwahyukan kepada Rasulullah dibulan Ramadhan sebagai hidayah kepada seluruh umat manusia. 
Kebahagiaan untuk bangsa Indonesia ketika seluruh elemen umat islam bersatu, untuk menunjukan solidaritas terhadap muslim di palestina (Peristiwa Aksi Bela Palestina). Jika kondisi umat islam akan selalu demikian maka insyaa allah sudah dapat dipastikan cahaya islam dapat kita pancarkan dari bumi Indonesia. Allah akan memberikan janjinya jika umat islam bersatu dan Allah tidak akan ingkar dengan janjinya. Maka untuk memberikan yang terbaik buat masjidil aqsa ada satu syarat. 

" Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. " (surah Al Isra : 1, ayat 05)

Ada dua perbuatan nista di masjidil aqsa saat itu, Tetapi Allah memberikan solusi yakni berbuatlah sesuatu baik dengan tenaga, pikiran, harta, demi perjuangannya "ibadal ana (orang yang mendekat kepada Allah)".
Ibadurahman artinya soleh/jalan yang baik

Orang yang mendekat kepada Allah adalah :

1. Orang yang rendah hati, apabila orang mencela mereka mereka tidak membalasnya

" Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan." (Surah al Furqon : 25, ayat 63)

2. Orang yang pernah melakukan kesalahan dan bertobat dengan sebenar benarnya.

Ketika orang memiliki masa lalu yang kelam, tidak sebaiknya ia berputus asa. Allah Maha pembuka pintu maaf, maka bertobatlah kembali kejalan Allah. Mari menjadi golongan yang dijalan Allah (golongan ibadurahman). 

" Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. " (surah azzumar : 39, ayat 53)

Ketika Shalahudin Al Ayyubi melakukan penaklukan masjidil aqsa, Beliau setiap harinya berkeliling diatara bala tentaranya. Ia memilih sendiri tentaranya yang diperbolehkan untuk ikut berperang bersamanya. Tentara pilihan yang rajin solat malam dan membaca quran, puasa dan solat wajib tepat waktu. Bukan hanya prajurit yang bergadang dan tidur tiduran. Inilah pesan bijak " inilah cara pasukan perang (ibadurahman) mengalahkan musuh islam dengan memperbaiki diri dengan kembali ke ajaran al quran." Menjadi hamba yang soleh dimulai dari diri sendiri dari ujung kepala hingga ujung kaki. Al quran dan Al Hadist sebagai pengendali dalam kehidupan manusia. 

Tips membentuk generasi Al Quran 
  1. Membiasakan lingkungan, dengan mensetting lingkungan/tempat tinggal dengan pola yang mendekatkan anak kepada Al quran. 
  2. Berkomitmen untuk satu hari wajib berinteraksi dengan al quran (walaupun hanya berdurasi sekian jam)
  3. Jauhkan anak anak dari media medsos, game, televisi dan handphone, tetapi dekatkan dengan media yang mendukung anak mencintai al quran (speaker aktip, download aplikasi al quran anak, vcd quran dll)
  4. Membacakan anak al quran pagi (setelah mandi) 1/2 juz, malam (menjelang tidur) juga 1/2 juz 
  5. Ketika anak masih bayi (baru lahir) sudah dapat diperdengarkan audio murotal quran selama 24 jam. 

Tips membentuk generasi al Quran sejak anak dalam kandungan :

1. Kekompakan orang tua yang memiliki visi dan misi sama (mendekatkan kepada Allah). Minimal satu keluarga anda ada yang ahlul quran sehingga bisa memberikan syafaat kepada anggota keluarga lainnya.  

Hana istri imran berdoa kepada Allah, sebagaimana firman Allah pada ( surah al imran ayat 35-37 )

(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat di masjid Allah (Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".  (ayat 35)

" Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk. " (ayat 36)

" Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab." (ayat 37)

Ibunya mariam (hana istri imran) bernazar jika ia melahirkan seorang anak, ia akan menyerahkan anaknya untuk berkidmad (satu misi dari hana). Bila para calon ibu menyadari/ mau memahami untuk hal yang pernah dilakukan sebelumnya oleh hana, untuk mendapatkan hasil yang sama. Maka tidak ada salahnya mengikuti apa yang telah hana lakukan dengan berdoa dan berikhtiar untuk tidak mendekatkan sifat keduniawian kepada anaknya (tidak menjadikan anak sebagai budak dunia). 

2. Berdoa supaya anak yang lahir dekat dengan Allah dan terbebas dari urusan dunia. 

Allah menciptakan mahlukNya dengan kebesaranNya. Inilah tanda kekuasaan Allah. Ayah dan Ibu melakukan hubungan suami istri dan istrinya mengandung dan berdoa kepada Allah. Sebagaimana firman Allah pada surah al a'raf : 7 , ayat 189-191)

Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur". (ayat 189)

" Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu. Maka Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. " (ayat 190)

" Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. " (ayat 191)

3. Sejak anak didalam kandungan maka sebaiknya orang tua memaksimalkan pendengaran anak

" Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur. " ( Surah Al Mukminun, ayat 78 ). 

4. Pemberian asi ekslusif selama 2 tahun 

Didalam al quran dijelaskan bahwa setelah ibu melahirkan maka biarkanlah ibu fokus terhadap pemberian asi ekslusif kepada buah hatinya. Jangan timpakan kepadanya beban pikiran yang berat. Jika kondisi psikis ibu terganggu maka akan berakibat kepada kualitas asinya. Sempurnakan pemberian asi selama dua tahun full, tanpa dicampur dengan susu formula. Sebagai seorang ayah haruslah memahami ketika seorang ibu sedang mengalami fase kehamilan dan fase menyusui yakni memberikan pendampingan kepada istri dan memberikan fasilitas terbaik untuk pertumbuhan anak. Sebagaimana firman Allah, 

" Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat yang kamu kerjakan. " (Surah Al baqarah : 2 , ayat 233)

Tidak ada kebahagiaan yang dirasakan seorang wanita, selain kebahagiaan yang dirasakannya yakni : 
  • (1/2) kebahagiaan diperoleh dari Kebahagiaan didampingi suaminya saat kehamilan, saat melahirkan dan pasca melahirkan. Suami yang ada disampingnya untuk membelainya dan memenuhi semua kebutuhan istri dan anak anaknya. 
  • (1/2) Kebahagiaan yang lainnya yakni saat melihat anak yang dilahirkannya, semua rasa sakit pasca melahirkan akan hilang ketika melihat buah hatinya telah terlahir dengan selamat dan sempurna. 
5. Suami melakukan pendampingan kepada ibu dan anak

Ibu yang sedang mengandung, pasca melahirkan mengkombinasikan asi dengan perhatian ayah dan ibunya. Membiasakan melakukan kebaikan ditengah kehidupan berkeluarga sebagai contoh anak anak ahlul quran. 

6. Orang tua harus memiliki keinginan kuat untuk dekat dengan al quran, dan mendekatkan al quran sejak anak didalam kandungan. 

7. Menjauhkan dari yang haram dan mendekatkan yang halal

Ketika anak masih dalam kandungan usahakan asupan gizi makanan dari makanan yang halal dan toyib, begitu juga setelah dilahirkan jauhkan dari yang haram/maksiat. 

Proses Penciptaan Manusia 

Allah akan menciptakan manusia dan menyempurnakan ciptaannya dengan memaksimalkan fungsi pengunaan (pendengaran, penglihatan) setelah manusia mengalami proses penciptaan manusia didalam rahim/kandungan.

1. Penciptaan Manusia dalam Surah Al Hajj 


" Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. " (surah Hajj : 22, ayat 5)

2. Penciptaan Manusia dalam surah Al Mukminun 

(12) Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah, (13) Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim), (14) Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik, (15) Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. "

" Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). " (surah al mukminun ayat 67)

Penciptaan Manusia Dalam Al quran 

a. 40 hari pertama, (nutfah) adalah tahap pembuahan merupakan hasil pertemunya sperma dan ovum. 

"Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)," bunyi Surah Al-Mu’minun Ayat 13.

" (7) Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (8) Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina." (Surah As Sajdah ayat 7-8)

b. 40 hari ke-2, zigot menempel didinding rahim 

" Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", (Surah al A'raf ayat 172)

" (37) Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), (38) kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, (39) lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan." (surah al qiyamaah ayat 37-39)

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari ‘alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah.” (Al Qur’an, Al Alaq : 1-3)

Al Qur’an 14 abad yang lalu dengan menggunakan kata “‘alaq”, yang bermakna “sesuatu yang menempel pada suatu tempat” dan digunakan untuk menjelaskan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah. Tentunya bukanlah suatu kebetulan bahwa sebuah kata yang demikian tepat digunakan untuk zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur’an merupakan wahyu dari Allah, Tuhan Semesta Alam.


c. 40 hari ke-3, sudah ada rupa dan wujud yang sempurna. 

Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan berfungsi. Allah menyempurnakan penciptaannya (sebagaimana surah al hajj ayat 28-29). 

Ketika aku (manusia) diciptakan, dan disampaikan penciptaannya kepada malaikat. Pada surah al Hijr ayat 28 Rab kami menciptakan "bazar" (manusia dari tanah liat kering). 

" Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk " (surah Al Hijr : 15, ayat 28)

Setelah proses penyempurnaan penciptaan maka setelahnya ditiupkan ruh mulai ditiupkan ke janin (usia kandungan 4 bulan) pada firman Allah

" Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. " (surah as Sajdah ayat 9)

Dan ruh manusia mengakui keesaan Allah (Surah al A'raf ayat 172). 



Adapun hal yang harus diperhatikan ketika usia janin 4 bulan 
  • Fungsi pendengaran telah mulai difungsikan Allah, maka perdengarkan yang baik baik kepada janin (murotal quran bukan alunan musik klasik, karena alunan musik klasik hanyalah mitos). 
  • Orang tua (suami-istri) memperbanyak amal soleh dan kebaikan hingga bayi dilahirkan ke dunia. 

Rumus menghafal al quran pada usia remaja, usia tua dan usia lanjut 

Tidak mungkin pada usia saat ini, kita semua minta dilahirkan kembali untuk dapat menghafal quran. Tidak perlu kawatir jika kita mau (memiliki niat) dan istiqomah dalam melakukannya, insyaa allah dapat menghafalkan al quran. 

Contoh nyata, seorang nenek berusia 85 tahun yang tidak bisa membaca al quran. Tetapi cucu dan anaknya memperdengarkan kepada nenek tersebut secara rutin selama 2 tahun secara kontinyu. Akhirnya nenek tersebut bisa hapal 30 juz al quran. 

Kekuatan hafalan quran dipertahankan dengan murojaah, murojaah al quran juga mendapatkan pahala. Allah menjadikan al quran sebagai petunjuk umat, sehingga dijanjikan untuk mudah di hapal. 

Kuncinya menghafal al quran adalah,

  1. Keiklasan 
  2. Bersungguh sungguh (serius, disiplin, telaten, sabar)
  3. Hindari musuhnya (sesuatu yang haram, sesuatu yang maksiat, handphone, game, televisi, media sosial, dll)
  4. Doa pada waktu mustajab (sebelum adzan subuh)
Cara yang dapat dilakukan untuk menghafal quran pada usia remaja, usia tua dan usia lanjut. 
  1. Mendekatkan diri dengan perangkat perangkat yang memperdengarkan al quran (speaker aktive, vcd/dvd murotal al quran, aplikasi handphone). Putar saja terus perangkat tersebut dalam durasi yang cukup dan kontinyu. Kalau bisa 24 jam akan lebih baik, karena ketika nanti anda mulai menghafal itu akan mempermudah anda mengingat karena telah terbiasa mendengar. Mengoptimalkan pendengaran terlebih dahulu ketimbang pengelihatan. Al quran akan mengalir dengan sendirinya ke telinga anda.
  2. Singkirkan sesuatu yang haram dan hadirkan yang halal,  

Al quran sebagai As Shifa dan sebagai Rahmat 

Ingatlah bahwa Al quran sebagai As Shifa dan Rahmat, As shifa telah diberikan maka secara bersamaan rahmatpun diberikan. As shifa akan selalu bersanding dengan rahmat. 

As Shifa dibagi dua yakni :
  • As Shifa ( obat penyakit hati), " Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. " (surah al baqarah ayat 10)
  • As Shifa (obat penyakit yang secara medis tidak ada obatnya)

Ciptaan Allah adalah sebaik baiknya 

Jangan ukur kesempurnaan Allah dengan penilaian anda (manusia)

Allah menciptakanmu dengan rupa dan bentuk yang berbeda. Jangan meniliai bahwa ciptaan Allah tidak sempurna. Bentuk dan wujud yang Allah ciptakan adalah bentuk yag sebaik baiknya dan akan ada banyak manfaat. 

" Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (surah Attin ayat 4)

kata "Laqod" pada surah attin ayat 4, maksudnya Allah ingin menguatkan "janganlah kalian ragu" bahwa semua "insan" (manusia) diciptakan dalam bentuk yang terbaik. Kebaikan yang mendekatkan diri kepada Allah, Manusia sebagai Ikhsan maksudnya manusia seharusnya menjadikan semua aktivitas sebagai ibadah. Kembalikanlah penciptaan manusia kepada penciptanya. Setiap yang Allah ciptakan pasti ada hikmahnya dan maslahat. 

" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui. " (surah Ar Rum ayat 22)  

Meskipun lisan kita berbeda secara dialog bahasa, rupa dan penampilan yang beda, semua ini hanyalah tanda tanda yang sebaiknya mendekatkan diri kita kepada Allah. Jika kita tidak menerima akan apa yang Allah ciptakan sehingga enggan mendekatkan diri kepada Allah, maka ada yang salah dengan cara bersyukur/mesyukuri nikmatnya.

Jangan pernah melihat seseorang dari segi kekurangannya, karena semua itu hanyalah melihat seseorang secara fisik. Padahal Allah memberikan jaminan bahwa apa yang telah Allah ciptakan adalah sempurna disisi Allah. Jangan melihat dengan kacamata dunia/kasat mata. Bentuk fisik dan wajah adalah kesempurnaan ciptaan Allah agar menjadi peluang seseorang untuk mendekat kepada Allah.

Contoh Fajar dengan kekurangan fisiknya membuat mendekat kepada Allah, inilah keimanan seseorang yang sebenarnya. 

Para ahlul quran/penghafal quran adalah kelak menjadi generasi yang dapat meningkatkan kemuliaan islam. 

Ilmu al quran telah memberikan petunjuk bagaimana cara menghafal sehingga melahirkan beragam metode, sebagaimana banyak metode yang telah diperkenalkan. 

Cara menghafalkan al quran

Al quran akan mudah untuk dihafalkan jika sering kita dengar dan kita baca. Manimal orang dapat menghafal quran jika ia berkenan meluangkan waktu selama 2 tahun bersama al quran secara istiqomah.

Kita ketahui ada 604 halaman dalam al quran standar yang ada. 

Jika orang memiliki target menghafal al quran 1 halaman dalam 1 hari, maka untuk menghabiskan 604 halaman butuh 1 tahun 8 bulan 4 hari, sisanya 3 bulan 7 hari dipergunakan untuk murojaah. ( 1 tahun 8 bulan = 20 bulan)

Standar menghafal selama 1 tahun 8 bulan 4 hari = 20 bulan 4 hari. 

1 hari luangkan hanya 2 jam untuk berinteraksi dengan al quran, 

Barang siapa yang berinteraksi tentang persiapan dihari akhir, maka ia kan memperoleh kenikmatan dunia, tetapi jika ia berorentasi terhadap dunia maka ia akan mendapatkan dunia saja tanpa kebahagiaan akhirat.  


"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'Am ayat 32)

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." (Surah Al-Ankabut ayat 64)


"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." (Surah Muhammad ayat 36)

Jika menginginkan untuk menjadi penghafal quran maka tidak diperkanankan meninggalkan tahajud

" Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. " (surah al muzamil : 73, ayat 20)

Waktu 2 jam yang dipersiapkan bagi menjadi dua yakni 
  • Satu jam pertama (dibagi menjadi 30 menit), dimana dalam 30 menit pertama (sebelum subuh ba'da tahajut) dan 30 menit kedua (sebelum tidur untuk mengulangi hafalan pagi). 30 menit tersebut dibagi menjadi 10 menit (mendengarkan/membaca) dan 20 menit (menghafalkan). 
  • Satu jam kedua, ada 60 menit dibagi menjadi 5 menjadi 12 menit, dalam 12 menit dibagi menjadi 2 yakni menjadi 6menit. Maka pada waktu solat wajib 5 waktu pergunakan 6 menit diawal solat dan 6 menit setelah solat (untuk kembali menghafal). 
  • Pembagian ayatnya terserah untuk yang dihafal, hanya saja satu hari fokus untuk 1 halaman, jangan serakah untuk menghafal halaman berikutnya. Praktek hafalan bisa dipergunakan sewaktu solat wajib dan tahajut.
  • Lakukan dengan start dihari sabtu, maka ketika jumat tidak usah menghafal tapi hanya memurojaah halaman yang sudah dihafalkan dari sabtu-kamis
  • Diluar waktu dua jam itu masih boleh kita menghafal jika memang ada waktu tetapi khusus untuk 1 halaman dulu dalam satu hari, semisal sambil perjalanan ke kantor atau perjalanan pulan kantor, memudahkan hafalan dengan mendengarkan murotalnya. 
  • Pada hari ke-2 baru beranjak ke halaman ke-2, caranya sama tapi sebelumnya menghafalkan kembali halaman pertama, dengan membaca dan mendengar. Begitu seterusnya hingga hari ke-30 sudah mendapatkan 30 halaman jika ada kemauan dan istiqomah.
Tahfid adalah menghafal 
Murojaah adalah mengulang bacaan
Mujakaroh adalah mengingat ingat hafalan

Jika ingin 30 hari hafal quran maka harus meluangkan waktu selama 4.5 jam dalam 1 hari dengan menghafal 22.5 halaman. 

bersambung (klik disini)

Al Quran (01) - Semalam Bersama Al quran - Ustad Adi Hidayat

Ustad Adi Hidayat 
Masjid Trans Studio Bandung 
25 Desember 2017


Kajian sebelumnya (klik disini)

Ciri manusia yang disebut Rasulullah :
  • Jika ada diantara kalian orang baik maka akan ada orang yang terbaik, siapakah mereka ? " Qoirukum " (orang orang yang menyiapkan dirinya untuk belajar al quran, mendekat kepada al quran, menghadirkan al quran pada dirinya (jiwa dan raga), setelah mempelajari dan memahami al quran ia bersegera untuk mengamalkannya. Setiap insan yang tergerak untuk mengamalkan al quran, kelak menjadi manusia terbaik disisi Allah.
  • Jika ada seseorang yang telah mencintai al quran, keluarga al quran, dekat dengan al quran, mendalami al quran. Manusia terbaik dari yang baik adalah orang ahlul quran, keluarga al quran. Mereka adalah orang yang mendapatkan perlakuan khusus dari Allah, diperhatikan Allah dan dibimbing oleh Allah dalam kehidupannya.  Janji Allah kepada orang ahlul quran adalah mengistimewakannya di dunia dan akhirat. 
Pada kajian dengan tema semalam bersama al quran, diharapkan kita memahami esensi al quran dalam kehidupan, mempelajari bagaimana mendekat kepada al quran dan menghafalkannya dengan baik dan benar. Semoga kelak kita semua yang mengikuti kajian ini menjadi ahlul quran (insyaa allah). Semua ini tidak cukup dengan doa tapi juga dibarengi dengan tawakal kepada Allah. 

Rasulullah bersabda, "sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari manusia," lalu ada yang bertanya "siapkah manusia itu?" Rasulullah kemudian menjawab "mereka adalah  ahli al-Qur’an. Mereka adalah keluara Alloh yang telah dikhususkannya. (HR. Ibnu Majah dalam Sunan-nya dari hadits Anas bin Malik (215), (1/78) dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam shohih Ibnu Majah (178) dan Ahmad dalam Musnad-nya (3/127, 128, 242) dan al-Hakim (1/556))

Jika ada seseorang yang sudah mencintai al quran, dekat dengan al quran, memahami al quran, mendalami al quran, dari sekelompok insan terbaik menjadi ahlul quran/keluarga al quran. Orang orang yang merupakan bagian dari al quran maka mereka akan diberikan ke  khususan / diperhatikan oleh Allah, akan dibimbing dalam kehidupannya. Janji Allah kepada ahlul quran akan di istimewakan. 

Jangan terlambat untuk menjadi ahlul quran karena kehidupan kita didunia hanya sementara, bersegeralah untuk memutuskan kapan memulai dan istiqomah dalam mempelajarinya. 

“Pada hari (kiamat) yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya.” (QS. Ali Imron : 106-107)

" Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan " (QS. Al Furqon : ayat 23)


Kekurangan umat islam ketika belajar al quran 
  1. Ia tidak memiliki motivasi untuk memahami al quran hanya menghafal
  2. Ia hanya menghafal tapi tidak mengerti esensinya, ketika quran hadir dalam dirinya, hanya ayat yang ia ingat tetapi ia tidak mempergunakan dalam kehidupan. Seharusnya jika ia paham ayat tentang mata maka seharusnya ayat tentang mata hadir di mata anda, ketika mata melihat maka al quran yang membimbing kita untuk melihat. Begitu juga dengan panca indra yang lain 
Ahlul quran disebut dengan ahlul dzikri  (orang yang mengingat Allah) bukan dsebut dengan hafidz. 

1. Al quran sebagai petunjuk yang diberikan kepada Nabi dan Rasul

Silsilah keturunan nabi/rasul (klik disini)

1. Nabi Adam diberikan "Hudan" untuk pasangannya dan keturuannya

Nabi Adam diturunkan ke Bumi bersama Hawa.

Bersamaan dengan diturunkannya adam dan hawa, maka Allah telah menetapkan hukum yang diturunkan sebagai petunjuk yang akan mempermudah kehidupan adam/hawa/seluruh keturunannya dimuka bumi. 

" Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati". (Surah al Baqarah : 2, ayat 38)

Siapakah kata " kamu " dalam surah al baqarah ayat 38, terjawab di surah al baqarah ayat 31 yakni adam bersama pasangan hidupnya.

" Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" (Surah al Baqarah : 2, ayat 31)

Adam dan hawa turun ke bumi dari surga, untuk menjalani misi sebagai khalifah. Bersamaan dengan itu Allah sertakan pedoman kehidupan sampai berakhirnya misi di bumi (kembali kepada Allah). Pedoman ini dinamakan "hudan" (pedoman hidup yang kumplit). Hudan akan mengikuti adam dan hawa. 

" Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". (Surah al Baqarah : 2, ayat 30)

Ketika Adam dan Hawa meninggal (mereka meninggalkan dunia). 

Ingatlah tempat kalian tinggal dibumi ini tidaklah lama. Kita semua akan kembali kepada Allah, karena tempat kita bukanlah di bumi. (bumi tempat tinggal sementara/tempat transit)

" Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan". (surah al baqarah : 2, ayat 36

Allah berkata kepada adam dan hawa, bahwa tempat kalian di surga. Maka semua keturunannya berkesempatan untuk masuk surga terkecuali untuk yang tidak pingin memasuki surga. Semua orang berkesempatan untuk masuk surga (ini adalah janji Allah). Jika belum masuk surga berarti bukan Allah yang tidak menginginkannya, tetapi diri ini yang tidak mempersiapkan diri untuk masuk surga. Ingatlah surga tidak bisa ditawar.

" Dan Allah berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim." (Surah al baqarah : 2, ayat 35)


2. Nabi Ibrahim diberikan "Hudaan"

Nabi Ibrahim dan Nabi Lud adalah Rasul Allah 

“Dan Sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya. (surah al anbiya :21, ayat 51)

" Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?"
(Surah al a'raf ayat 80)


3. Nabi Musa diberikan "Hudan" untuk kaum bani israel

Kitab yang diturunkan kepada musa penyempurna dari kitab yang diturunkan kepada Nabi Adam dan Hawa. 

Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku", (Surah al Isra : 17, ayat 2)


4. Dari Nabi Nuh dan Nabi Muhammad diberikan "Hudan"

Dari nabi Nuh hingga nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu "Hudan" dari Allah untuk membimbing umatnya.

" Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud." (Surah an Nisa : 4, ayat 163)

Kami wahyukan kepada nabi Muhammad (Hudan), sebagaimana kami wahyukan (hudan) kepada nuh.  Wafatnya nabi adam dan hawa, maka Allah utus nabi nuh untuk menyampaikan risalah Allah. Meskipun hari berganti hari dan nabi berganti nabi (begitu juga Rasul), tetapi Allah tidak pernah memberikan kegelisahan. Makna arti luas hudan adalah hal yang mendekatkan diri kepada Allah. 

Wahyu diberikan kepada nabi Muhammad, wahyu tersebut dikumpulkan menjadi al quran. Hudan yang  diturunkan pada bulan Ramadhan. 

" (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. " (Surah Al Baqarah : 2, ayat 185)

Al quran bukan hanya sekedar untuk dibaca, tetapi juga sebagai Hudan (petunjuk hidup). Nabi Adam, Nabi Ibrahim, nabi Nuh, nabi Musa, nabi Isa, nabi Muhammad SAW diberikan hudan. 

Bimbingan hudan yang diberikan kepada nabi Muhammad SAW akan lebih istimewa dari hudan yang diturunkan sebelumnya. karena inilah hudan terakhir yang sebagai pelengkap hudan sebelumnya. 

Surah al Qaf : 5 ayat 21-21

(21) Dan datanglah tiap-tiap diri, bersama dengan dia seorang malaikat penggiring dan seorang malaikat penyaksi, (22) Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam. (23) Dan yang menyertai dia berkata: "Inilah (catatan amalnya) yang tersedia pada sisiku". (24) Allah berfirman: "Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala"

Allah menugaskan manusia pertama hingga manusia terakhir, Allah turunkan pedoman yang dapat dipergunakan manusia untuk menjalani kehidupan dan ujian di dunia. Sehingga kehidupannya tenang dan senang dalam menjalaninya. 

2. Al quran sebagai " Hudan Linas " (Petunjuk seluruh umat manusia)

Al quran diturunkan sebagai hudan untuk linas,  (disebutkan dalam 240x untuk menunjuk manusia tanpa batas). Linas adalah seluruh umat manusia tanpa batas/tanpa kecuali, karena tidak ada lagi hudan yang lain sebagai petunjuk sampai kehidupan berakhir. Dalam Al quran ditemukan fungsi Al quran selain sebagai hudan sebelumnya yakni sebagai :
  • Al quran sebagai al Furqon (sebagai pembeda), Surah al Furqon ayat 1. Mayoritas Mufassir (Ahli Tafsir) mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Furqon pada ayat diatas adalah Al-Qur'an. Al-Furqon adalah masdar yang makananya Alloh telah menurunkan pemisah (Fashl) dan Farq (Pembeda) antara benar dan salah. Kata Fashl dan Farq ini diturunkan didalam Al-Kitab, karena Al-Kitab adalah pemisah yang memisahkan antara Tauhid dan Syirik, antara Al haq dan bathil. Dikatakan Imam al-Qurthubi, penyebutan Alquran sebagai al-furqân karena dua aspek. Pertama, karena membedakan antara kebenaran dan kebatilan, Mukmin dan kafir. Kedua, karena di dalamnya terdapat penjelasan tentang perkara yang disyariahkan, baik yang halal maupun yang haram. 
  • Al quran sebagai (ayat Allah), surah Al Anfal ayat 2. Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal."
  • Al quran sebagai wahyu, Al quran diturunkan sebagai wahyu yang diberikan kepada Rasulullah di bulan suci Ramadhan.  

Kisah Sa'ad bin Asraf 

Sa'ad bin asraf adalah seorang yahudi yang masih tetap membaca taurat meskipun ia adalah orang terdekat Rasulullah. Sikap ini diadukan oleh para sahabat ke Rasulullah. Tetapi hal ini tidak ditanggapi dengan penuh emosi, Rasulullah mendatangi dan mengkonfirmasi dengan sa'ad bin asraf mengenai peristiwa ini. Rasulullah berkata "kalau musa saat ini masih hidup maka musa akan mengikutiku".

Katakanlah kepada orang yang beriman, bahwa jangan setengah setengah ketika mengimani islam. Ketika yakin mengimani islam maka tinggalkanlah yang lain. Masuklah islam secara kafah (yang sebenarnya/yang sempurna), sebagaimana Al quran mengajarkannya,

" Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." (Surah al baqarah : 2, ayat 208)

3. Al quran sebagai " Hudan " yang memberikan ketenangan dan kesenangan 

Seseorang harus memiliki pedoman hidup, seseorang tidak akan mudah menjalani kehidupan jika tidak memilki pedoman hidup. Al quran sebagai pedoman hidup manusia dalam menjalani kehidupan. Semua kehidupan manusia diatur dalam al quran. Apa yang akan dilakukan akan ada pedoman hidupnya. Jika mengikuti petunjuk al quran maka Allah menjamin kehidupan senang dan tenang.

Orang yang tidak senang dan tenang dalam menjalani kehidupannya maka dapat dipastikan ia tidak memiliki pedoman hidup yang dijadikan acuan atau tuntunannya. Orang jahiliyah terkenal sebagai orang yang terbelakang, tetapi setelah mereka mengenal al quran sebagai petunjuk hidup mereka. Maka mereka peradapan islam. Sebagaimana yunani, spanyol, turki, timur tengah dan romawi dapat menguasai peradapan islam dunia. Ini karena mereka dekat dengan al quran. Pembisnis yang mendekat dengan al quran maka dapat dipastikan omset akan lebih meningkat. Maka dari itu apapun profesi kita saat ini, ketika kita mendekat dengan al quran maka Allah akan meridhoi semua apa yang kita lakukan. Allah akan membukakan pintu rejeki. 

Tugas kita bersama mari tunjukan kepada dunia bahwa cahaya islam akan bersinar dari bumi pertiwi Indonesia tercinta. 


4. Al quran sebagai "Hudan" (petunjuk kehidupan) dari awal-akhir kehidupan 

Ketika di Alam Rahim 

Manusia telah melakukan persaksian dengan Allah 
  • " Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", (Surah al A'raf :7, ayat 172)
  • “Dan kenapa anda tak beriman pada Allah padahal Rasul menyeru anda agar anda beriman pada Tuhanmu. Serta sebenarnya Dia (Allah) sudah mengambil perjanjianmu, bila anda yaitu beberapa orang yang beriman”. (QS. Al Hadid, 57 : 8)

Ketika Ruh di tiupkan ke janin maka dari situlah terjadi proses kehidupan manusia di dalam rahim ibunya. 

Proses pembentukan manusia didalam rahim (klik disini)

Sebelum ilmu kedokteran ini dapat mengungkap proses kehidupan di dalam rahim, al quran telah menjelaskannya terlebih dahulu ratusan tahun yang lalu. 
  • Surah Al Hajj : 22, ayat 5. " Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. "
  • Surah Mukminun : 23 ayat ke 13-16, " (13) Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). (14) Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. (15) Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. (16) Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.

Berikut Proses Perkembangan pertumbuhan janin Bayi dalam kandungan, usia 1-40 minggu (1-9 bulan), mulai dari pertumbuhan sejak Bertemunya Sel Telur dengan Sperma hingga siap Lahir (dari sisi kedokterannya)

Ketika manusia tumbuh dari bayi, anak-anak, dewasa.

Setelah dewasa mereka memikirkan untuk menikah untuk memperoleh keturunan yang dapat melanjutkan generasi mereka. Dengan pernikahan adalah untuk menambah jumlah umat Islam. Maksudnya di sini adalah buah dari pernikahan tersebut akan melahirkan anak-anak kaum muslim ke dunia dan mendidiknya menjadi umat yang berguna bagi agama dan masyarakat. Rasulullah SAW bersabda:

“Nikahilah wanita-wanita yang bersifat penyayang dan subur (banyak anak), karena aku akan berbangga-bangga dengan (jumlah) kalian dihadapan umat-umat lainnya kelak pada hari qiyamat.” (Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban, At Thabrany dan dishahihkan oleh Al Albany)


Manusia akan tumbuh menjadi tua dan pikun 

Surah al Hajj : 22, ayat 5 

" Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.



Setiap yang bernyawa pasti merasakan kematian 
  • Surah al Imran : 3, ayat 185 " Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. " 
  • Surah As Sajdah : 32, ayat 11 " Katakanlah: "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan".

Manusia dibangkitkan dan dihisap 

Manusia akan dibangkitakan dikisahkan dalam Surah al Qiyamah dari ayat 1-40
Manusia dihisap sesuai dengan amal perbuatannya. Pengertian hisab disini adalah, peristiwa Allah menampakkan kepada manusia amalan mereka di dunia dan menetapkannya atau Allah mengingatkan dan memberitahukan kepada manusia tentang amalan kebaikan dan keburukan yang telah mereka lakukan.

Hisab manusia - surah al Insyiqaq ayat 7-13

(7) Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, (8) maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, (9) dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. (10) Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang, (11) maka dia akan berteriak: "Celakalah aku". (12) Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). (13) Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).

5. Al quran sebagai Hudan Muttaqin 

Mukmin adalah seorang muslim yang sudah istiqamah atau konsisten dalam berpegang kepada nilai-nilai kebenaran, sampai kepada hal-hal yang kecil. Dalam hadis Nabi disebutkan bahwa iman itu mem­punyai tujuhpuluh cabang, artinya indikator seorang mu'min itu ada tujuhpuluh variabel.

Di antara tujuhpuluh indikator itu antara lain; (1) seorang mukmin hanya berbicara yang baik, (2) jika mendapati sesuatu yang mengganggu orang lewat ketika ia melewati suatu jalan maka ia tidak akan meneruskan perjalanannya sebelum menyingkirkan se­suatu yang mengganggu itu, (3) merasa sependeritaan dengan muk­min yang lain, dan sebagainya. Sedangkan  

Muttaqin adalah orang mukmin yang telah menjiwai nilai-nilai kebenaran dan allergi terhadap kebatilan. Seorang muttaqin adalah orang yang setiap perbuatannya sudah merupakan perwujudan dari komitmen iman dan moralnya yang tinggi. Menurut Fazlur Rahman, takwa adalah aksi moral yang integral.

adapula Muttaqin adalah orang yang bertaqwa atau orang yang memelihara diri dengan menjalankan semua perintah-perintah Allah dan menjauhi semua larangan-larangan-Nya. Pekerjaannya dinamakan taqwa.

Surah al baqarah ayat 2-3 " (2) Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (3) (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. "

Allah menurunkan al quran untuk memotivasi hambanya untuk dekat dengan al quran, Al quran dibuat mudah supaya semua orang dapat membacanya, diberikan dorongan (termotivasi) untuk membacanya.

Hal yang harus di ingat bersama 

Persiapkan AMALAN untuk Akhirat mu 

Setiap manusia seharusnya mempersiapkan :

1. Kita mencari bekal untuk kehidupan akhirat, bekal maksimal maka hari tenang dan masuk surga. Berdoa lah kepada Allah untuk diberikan ketenangan dunia dan akhirat. (dunia bahagia akhirat bahagia)

2. Berdoa kepada Allah untuk diberikan ketenangan dunia dan akhirat (dunia bahagia maka akhirat akan bahagia).

" Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka". (Surah al baqarah : 2, ayat 201)


Ketika adam dan hawa meninggal maka diutuslah nabi lain untuk melajutkan risalah/ajaran Allah dilanjutkan oleh Nabi Nuh hingga - nabi Ibrahim 
Jika mengikuti petunjuk (hudan) maka Allah berikan secara seketika dibumi : 
  • Hidupnya Allah jamin tidak gelisah.  Hidup manusia akan selalu diuji persoalan, ujian untuk menaikan kualitas kehidupan. Setiap yang hidup akan diberikan masalah untuk dihadapi. Punya masalah haruslah bahagia, tidak ada gelisah maka hidup akan tenang. Khusus untuk ahli quran, Allah berikan ketenangan hasilnya mendapat qo'uf (hidayah Allah). Orang yang gampang gelisah adalah orang yang kurang dekat dengan Allah atau jauh dari petunjuk hidup dari Allah (jauh dari quran). " Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." (Surah al baqarah : 2, ayat 155)
  • Hidupnya Allah jamin tidak bersedih (bahagia). Ketika Allah turunkan adam dan hawa ke bumi, maka Allah memberikannya kepadanya dan  seluruh keturunannya  dijamin senang
Jika mengikuti " Hudan " maka diperoleh ketenangan dan kesenangan disetiap waktu dan tempat, jika tidak maka check kembali kedekatanmu dengan Allah. 



Ingatlah bahwa Setan Menggoda Manusia 

Setan menggoda manusia ketika Membaca al Quran 

Jika al quran bukan firman Allah, tidak mungkin setan tidak suka kita membaca al quran. Setan menggoda manusia yang sedang membaca al quran supaya mengantuk. 

Al quran adalah firman Allah yang tidak disukai setan tetapi jin takjub dengan al quran  (surah Al Jin : 72 ayat 1 dan 2) " (1) Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan, (2) (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami"

Setan/Iblis dibahas dan dijelaskan di al quran, pada surah :
  • Setan menggelincirkan adam dan hawa - surah ke 2 ayat 36, "Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".
  • Bisikan setan sesat - surah An Nisa : 4, ayat  114. "Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."
  • Dosa orang kafir dan orang dzalim - surah Al Baqarah : 2, ayat 168-169. " (168) Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman, Allah sekali-kali tidak akan mengampuni (dosa) mereka dan tidak (pula) akan menunjukkan jalan kepada mereka, (169) kecuali jalan ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
  • Iblis (dari golongan jin) yang tidak mau sujud kepada adam, mendurhakai perintah Allah - surah Al Kahf ayat 50. " Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.
  • Menjadikan setan sebagai pelindung - surah al baqarah : 2 ayat 257. " Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya."

Menjadikan Allah satu satunya Pelindung 

Surah ke 113 ayat 1-5

(1) Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, (2) dari kejahatan makhluk-Nya, (3) dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, (4) dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, (5) dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki"

Sholat sebagai penghantar hidayah, pada saat solat berjamaah bisa saja imam solat yang semula telah memiliki bacaan surah yang akan dibaca, tiba tiba berubah untuk membaca surah yang lainnya. Bisa jadi surah tersebut dibutuhkan oleh jemaah solat berjamaah tersebut.

17 (tujuh belas) kali membaca surah al fatihah, kalau al quran ini bukan firman Allah maka akan bosann membacanya. Berbeda dengan membaca buku bacaan berulang kali sebanyak 17 kali maka akan bosan juga. 


Kami wariskan al quran hanya kepada Hamba terpilih

Golongan penghafal/pewaris quran - Surah Al Fatir : 35 ayat 32 " Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. "

Kami wariskan al quran kepada hamba terpilih hingga hari kiamat, maka untuk dari itu jadilah hamba terpilih. Rasulullah sebagai hamba terpilih. 

Al quran tidak diwariskan kepada hafidz tetapi tertulis dzikir, siapakah mereka ? Mereka adalah seseorang yang memiliki aktivitas mendekatkan diri pada Allah untuk memilih memudahkan menghafal quran - surah Annisa : 4, ayat 103 "Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."

Kalimat dzikir tidak hanya kalimat toyibah saja, tetapi :

  • Sholat adalah dzikir (surah At Thoha : 20 ayat 14), "Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku."
  • Doa adalah dzikir (surah Al A'raf : 7, ayat 205) " Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.
  • Berdzikir dalam segala keadaan (surah al imran : 3 ayat 191), yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
  • Dzikir dengan mengingat Allah (surah al baqarah : 2 ayat 152)Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.

Ingin dapat Menghafal quran maka tingkatkan dzikir kepada Allah.

Ayat menghafal quran disandingkan dengan ketaatan kepada Allah. Dapat disimpulkan ketika kita taat kepada Allah, maka Al quran sendiri yang akan datang kedalam jiwa kita. Ketaatan itu dapat berupa : 
  • Menjaga solat wajib dan melaksanakan solat sunah
  • Mengeluarkan infaq dan sedekah
  • Berdzikir dalam segala kondisi 
  • Menjaga lisan dan perbuatan yang dilakukan pancaindra
Quran itu suci maka ia akan datang kepada orang yang memiliki fikiran suci, lisan suci dan perbuatan yang suci, mengkonsumsi makanan yang halal dan toyib, jauhkan diri dari riba.

Pada zaman dahulu ubai, zaid, Ali diberikan tugas Rasulullah untuk menuliskan langsung firman Allah pada pelepah kurma. Abu bakar shidiq menyatukannya atas inisiatif umar bin khatab dan dihimpun adalam bentuk mushaf oleh ustman bin afan (dikenal mushaf ustmani)

Sabar dekat dengan al quran, ketika sabar tidak diletakan pada tempatnya maka akam terjadi kedzaliman. Kategori sabar sebagai berikut : 
  • Sabar untuk mendekat kepada Allah
  • Sabar menghantarkan ke suga
  • Sabar mendapatkan berita gembira dan duka sekalipun
Hadist tarmizi no, 2910. 2915, 2920
Hadist ibnu maja no.215
Hadist Buhkhari no. 4739

Allah berfirman secara berulang - Al quran mudah dihapalkan

Pada surah Al qomar : 54, ayat 17,22,32,40.

walaqad yassarnaa alqur-aana lildzdzikri fahal min muddakirin

" Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran"

Jika Allah menyampaikannya hanya sekali, maka kita harus menyakini  bahwa Allah pasti benar. Jika Allah menyampaikannya lebih dari sekali maka Allah ingin mengatakan bahwa apa yang akan disampaikannya adalah sangat penting, dan kita dikuatkan untuk menerima apa yang disampaikannya. 

Apa yang sebenarnya ingin diyakinkan Allah pada surah tersebut adalah keyakinan untuk memudahkan Al quran untuk dibaca dan dihafalkannya. Maka jika kita menginginkan faedah 

Tetapi jika kita menganggap al quran itu sulit dan tidak yakin diberikan kemudahan untuk menghafalkannya, maka al quran tidak akan hadir dalam jiwa. Apapun profesi anda tidak menghalangi untuk membaca dan menghafalkannya, dan Allah telah memberikan janji kemudahan untuk dihapal. Didalam al quran ada ulasan sebuah metode mengapalkannya. Karena dalam kemudahan dikatakan "Yusfrum" (kemudahan bagi semua umat muslim tanpa batasan,bagi siapa saja). 

Al quran diturunkan pada usia nabi 40 tahun, dan lengkap diturunkan pada usia 63 tahun, bahkan para sahabat Rasulullah menghafalnya pada saat usianya sudah tidak dewasa. Maka faktor tua sebenarnya bukanlah penghalang untuk menghafalkan quran. Bukan sulit mencerna sehingga tidak bisa membaca tetapi dirinya terlebih dulu menolak untuk menghafalkanya tanpa tersirat. 


Kami wahyukan Al quran kepada Rasulullah SAW 

Rasulullah di utus Allah menjadi rahmat untuk seluruh alam, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam yang terdiri dari kelompok-kelompok mahluk seperti alam manusia, alam Malaikat, alam Jin, alam hewan. 

" Tidaklah Kami mengutusmu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam (Al-Anbiya : 21, ayat 107)"

" Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)". Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata". (surah As Shaff 61, ayat 6) 

Al-Qur’ân yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadi rahmat terbesar bagi mereka. Al Quran diturunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril. Al Quran terdiri dari 30 Juz, 6666 ayat, 114 surah dan diturunkan setahap demi setahap selama kurang lebih dua puluh tiga tahun.

Dan kamu (Muhammad) tidak pernah mengharap agar Al Qur’an diturunkan kepadamu, tetapi Al Qur’an diturunkan karena suatu rahmat yang besar dari Rabbmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi penolong bagi orang-orang kafir”. (al Qashash:28, ayat 86)

Allah memilih Nabi Muhammad dikarenakan : 
  • Rasulullah berbudi pekerti luhur, Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur.” (QS.Al-Qalam : 4)
  • Rasulullah adalah rasul yang meraih kesempurnaan hingga menjadi suri teladan,Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat ” (QS.Al-Ahzab:21)
  • Surah al Furqon : 25 ayat 16-18, (16) Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya). (17) Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka beserta apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang disembah); "Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?". (18) Mereka (yang disembah itu) menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagi kami mengambil selain engkau (untuk jadi) pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa mengingati (Engkau); dan mereka adalah kaum yang binasa".


Larangan Membaca al quran dengan tergesa-gesa 

Al Sering kita jumpai orang orang yang membaca al quran dengan tergesa-gesa, dengan melupakan amalan yang seharusnya lebih diutamakan. (3) Tiga amalan itu adalah : 

  • Menjadikan al quran sebagai bacaan (membaca dengan baik dan benar)
  • Memahami kandungan dan makna al quran 
  • Mengamalkan al quran dalam kehidupan.
Sebagai muslim seharusnya memahami (mentadaburi) kandungan al quran - surah shad ayat 9 "ini adalah kitab yang telah Kami turunkan kepadamuyang penuh berkah, supaya mereka mentadaburkan (meperhatikan) ayat-ayatnya dan agar mendapat pelajaran orang-orang yang berakal" 


Melarang hambanya untuk membaca Al Qur'an dengan tergesa-gesa.

Jangan cepat cepat dalam membaca/menghafalkannya. Ayat ini diturunkan karena saat itu Rasulullah menghafalkannya dengan cepat-cepat. Allah berkata "Biarlah kami yang akan membimbingmu supaya al quran ada dibenakmu, ikutilah bacaannya setelah kami membimbingmu."

"Janganlah kamu gerakan lidahmu untuk (membaca) al Qur'an karena hendak cepat-cepat (menguasainya) Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan membuat pandai membacanya. Apabila Kami telah selesai membacanya maka ikutilah bacaan itu. Kemudian atas tanggungan kamilah penjelasannya (Al Qiyamah 16-19)"


Jika sampai hari ini kamu belum menghafalkannya lalu menunggu sampai usia berapa lagi. bersegeralah dan rencanakanlah, walau sedikit demi sedikit. 

Jika belum hafal hafal quran, padahal sudah berusaha menghafalkannya 
  • Bersegeralah bertaubat kepada Allah, bisa jadi masih ada perbuatan yang dilakukan adalah perbuatan yang menjauhkan dari rahmat Allah
  • Hidupkan al quran dalam lingkungan anda (rumah dan kantor)
  • Berdoalah kepada Allah untuk diberikan kemudahan sebagai ahlul quran

bersambung (klik disini)