Pengikut

Rabu, 18 Oktober 2017

Aplikasi Adab dan Kurikulum Pendidikan - Adian Husaini

Ustad Adian Husaini
INSISTS, 17 Oktober 2017 


Aplikasi Adab dan Kurikulum Pendidikan

Problem pendidikan dunia sekarang adalah siswa hanya dijadikan sebagai customer, dimana siswa hanya dijadikan obyek  pembelajar saja. Hal ini harus menjadi perhatian khusus, karena dalam islam, ilmu, guru dan murid adalah tiga hal yang saling terkait. Ketiganya merupakan rangkaian yang tak terpisahkan. 

Manusia secara komprehensif mempunyai jasad, akal dan ruh. Pendisiplinan jasad, akal dan ruh dalam sebuah proses pendidikan itu yang dinamakan ta’dib yang menjadikan manusia beradab, dan menjauhkan manusia dari biadab atau bidunil adab.
Manusia yang sudah beradab pasti mengenal dan mengakui Allah Subhanahu Wata’ala. Mengenal maksudnya sudah berilmu dengan ilmu yang komprehensif, apakah ilmu yang level rendah, menengah dan tinggi, sebagaimana disebut di atas, sehingga tahu hakekat kebenaran (haqiqatul asya’) dan mengakui dengan artian ia berkomitmen menjalankan atau mengamalkan ilmunya sesuai yang diinginkan oleh Sang Pencipta sistem kedisiplinan (adab), baik dalam mikrokosmos (manusia) ataupun dalam makrokosmos (alam raya). Itulah yang disebut pendidikan sebenarnya dalam Islam.
Apa Peran Guru dalam Ilmu yakni mampu mentransfer ilmu seutuhnya, baik yang level bawah (sensible knowledge), menengah (theoretical knowledge) maupun atas (spiritual knowledge), hanyalah guru sejati. Orang boleh saja berkilah bisa mendapatkan ilmu sendiri secara otodidak atau mengatakan mau belajar saja dari pengalaman (experience is the best teacher), namun yakinlah tidak akan sempurna ilmunya. Bahkan, sangat besar potensinya untuk sesat bahkan menyesatkan. 

Maka misi pendidikan pada zaman Khulafaur Rasyidin, sebagai berikut:
  • Pertama, menetapkan dan menguatkan keyakinan dan kepatuhan kepada ajaran islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW dengan cara memahami, menghayati, mengamalkan secara konsisten, usaha ini diperkuat dengan sikap tegas yang ditujukan Abu bakar yang memerangi orang yang ingkar dan murtad terhadap ajaran islam.
  • Kedua, menyediakan sarana, prasarana, fasilitas yang memungkinkan terlaksananya ajaran agama, usaha ini dilakukan oleh khulafur rasyidin dengan mengumpulkan al quran yang berserakan (dijaman khalifah abu bakar) dan menyalin kembali dijaman Usman bin affan, membentuk lembaga dan pranata sosial.
  • Menumbuhkan semangat cinta tnaah air dan bela negara yang memungkinkan islam dapat berkembang di seluruh dunia, dengan memperluas wilayah dakwah islam
  • Melahirkan para kader pemimpin umat, pendidik, dai yang tangguh dalam mewujudkan syiar islam, upaya ini dilkukan dengan menyelenggarakan halaqoh dengan mengkaji al quran dan hadist, hukum islam dan fatwa. 

Sukses seorang muslim orentasinya adalah sukses akhirat

Jangan sampai kita meletakan kepetingan dunia diatas kepentingan akhirat. sebagaimana jika kita meletakan tujuan pendidikan kita yakni menggapai kesuksesan dunia dan berharap kesuksesan untuk akhirat mengikuti (ini merupakan kesalahan), tujuan utamanya dari pendidikan itu adalah berkarier yang hebat syukur-syukur ahlaqnya juga baik (yang hanya sebuah tambahan). Karena yang dikejar adalah kesuksesan dunia, maka akan mengesampingkan yang fardhu ain dan bisa jadi dia akan menghalalkan sesuatu yang tidak boleh, mengajarkan materi materi yang bertentangan dengan islam. 

Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai” (QS. Ar Rum:7)

Beberapa orang memandang bahwa kesuksesan itu adalah dengan nilai duniawi. I
nilah tanda kehancuran mereka, dan hanyalah insan yang beriman dan berilmu lah yang dapat meletakan kepentingan dunia untuk kepentingan akhirat (meninggalkan kepentingan dunia untuk akhirat) 


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya:
Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang pandai dalam urusan dunia namun bodoh dalam urusan akhiratnya.” (Shahih Jami’ Ash Shaghir)



Gambaran al quran terhadap orang orang yang sukses 

Gambaran al quran terhadap orang orang yang sukses adalah orang orang yang berjuang (orang yang mau berjuang bukanlah orang lemah), sahabat nabi itu berjuang dan sukses karena mereka kuat (kuat ekonomi, kuat ilmu, kuat fisiknya). Sukses dunia itu digambarkan punya rumah mewah, mobil mewah, populer. Saat dia terkenal karena kesolehannya dan dia gunakan popularitasnya itu untuk kebaikan untuk perjuangan itu dapat dikategorikan sebagai sukses akhirat. Tapi jika mengunakan popularitas untuk mencari keuntungan dunia itu tidak dibenarkan. 

Dalam islam, kita meletakkan fiqih dalam konsep keislaman adab dalam ilmu sebgaai berikut :  
  • Meletakan ilmu fardu ain harus lebih tinggi dari fardhu khifayah. 
  • Meletakan ilmu wahyu (Islamic Revealed knowledge) harus lebih tinggi dari emperical knowledge dan harus lebih tinggi diletakkan dari pada rasional knowledge
  • Meletakan ilmu yang pasti harus diletakan lebih tinggi dari ilmu yang tidak pasti.

Bagaimana kita harus beradap kepada ilmu ketika masuk bulan Ramadhan.

Apakah rasional knowledge dan empirical knowledge harus diletakan, ketika beradapan dengan Islamic Revealed knowledge, contoh :

" Berpuasalah kamu ketika melihat hilal, dan beridul fitrilah kamu ketika hilal telah terlihat " , 

Saat itu seluruh ahli astronomi Indonesia secara hisab dan rukiyah tidak mungkin dilihat karena letaknya masih rendah, dan tokoh islam yang memiliki alat secanggih apapun belum bisa melihat hilal. Tiba-tiba seseorang mengaku melihat hilal (disumpah secara syar'i), secara syari ini adalah telah syah. Sedangkan yang dewan pusat sepakat dengan sidang isbat pemerintah. Dimana cara meletakannya. Secara fiqih syah tetapi selain fiqih  (rasional knowledge dan empirical knowledge) tidak mungkin terlihat. Berdebatan biasanya sering terjadi

Lalu bagaimana meletakannya sesuai dengan aplikasi adab. 

Fiqih adalah kumpulan hukum amal perbuatan manusia yang diambil dari dalil-dalil terperinci, amal perbuatan manusia adalah segala amal perbuatan orang mukalaf yang berhubungan dengan bidang ibadat, muamalat, dll. Sedangkan suatu dalil terperinci adalah satuan dalil yang masing masing menunjuk hukum tertentu.

Rasional knowledge adalah pengetahuan rasional atau pengetahuan yang bersumber dari akal adalah suatu pengetahuan yang dihasilkan dari proses belajar dan mengajar, diskusi ilmiah, pengkajian buku, pengajaran seorang guru, dan sekolah.

Empirical knowledge adalah pengetahuan yang dengan panca indranya memiliki kemampuan dalam mengetahui suatu realitas secara partikular.

Islam telah meletakan sendi sendi adab bagi seorang muslim yang berjalan di manhaj Ahlul sunnah wal jama'ah dalam pergaulannya bersama saudaranya ketika berselisih paham dalam masalah ijtihadiyah
  1. Lapang Dada Menerima Kritik Yang Sampai Kepada Anda Untuk Membetulkan Kesalahan.
  2. Hendaklah Memilih Ucapan Yang Terbaik Dan Terbagus Dalam Berdiskusi Dengan Sesama Saudara Muslim
  3. Hendaklah Diskusi Yang Dilakukan Terhadap Saudara Sesama Muslim, Dengan cara-cara Yang Bagus Untuk Menuju Suatu Yang Lebih Lurus.


Contoh aplikasi adab dalam kehidupan kita 

1. Meletakan Adab di lingkungan Pendidikan

Pada lingkungan pendidikan sebaiknya meletakan Adab terlebih dahuluLalu bagaimana indikator dari mukmin yang beradab. 

Di lingkungan pendidikan sebaiknya "Ta'dib (pendidikan adab)" lebih dulu diterapkan, karena pendidikan adab dalam konsepsi islam membentuk manusia yang baik secara ahlaq, Adab adalah kemampuan dan kemauan untuk mengenali segala sesuatu sesuai dengan martabatnya. Istilah adab bisa ditemukan dalam sejumlah Hadits Nabi Muhammad SAW. Misalnya, Anas ra. meriwayatkan, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: “Akrimuu auladakum, wa-ahsinuu adabahum”, muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah adab mereka (HR. Ibnu Majah).

Dalam Islam, tanpa adab dan perilaku yang terpuji maka apa pun amal ibadah yang dilakukan seseorang tidak akan diterima di sisi Allah Swt. (sebagai satu amal kebaikan), baik menyangkut amal qalbiyah (hati), badaniyah (badan), qauliyah (ucapan), maupun fi’liyah (perbuatan). Dengan demikian, dapat kita maklumi bahwa salah satu indikator amal ibadah seseorang diterima atau tidak di sisi Allah Swt. adalah melalui sejauh mana aspek adab disertakan dalam setiap amal perbuatan yang dilakukannya.

Saidina Umar bin khatab, berkata " Fatadhahu summa Fa'alamu" inilah yang melahirkan genarasi sahabat, generasi shalahudin al ayyubi, dan generasi muhamad al fatih. Yang menjadi masalah dalam menanamkan adab itu adalah faktor guru.
  • Generasi para sahabat gurunya Rasulullah Shallallah A'laihi Wassalam. 
  • Generasi Shalahudin Al Ayyubi gurunya kualitasnya Imam Al Gozali. 
  • Generasi Muhammad Al Fatih gurunya kualitas syeikh Aaq syamsudin. 
Fiqih syafii itu matang ditangan imam al gozali, kalau tasawuf juga matang ditangan imam al gozali. 

" Perlu dilakukan pengkajian lebih dalam bagaimana kebangkitan generasi Shalahudin al Ayyubi dan bagaimana kembalinya al quds ". 


A. Genarasi para sahabat dan Genarasi Shalahudin Al Ayyubi

Pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq (632-634 M), tidak terjadi kontak dengan wilayah kekuasaan Bizantium. Generasi sahabat ( Umar bin Khattab ) menaklukan kota yarusalem hanya 5 tahun sepeninggal Rasulullah (637M). Terlihat dimasa kepemimpinan Umar bin kathab Madinah mulai serius mengekspansi ke wilayah Utara menuju area kekuasaan Bizantium. Umar mengirim pasukan yang terdiri dari jawara-jawara Arab seperti Khalid bin Walid dan Amr bin Ash menuju Kekaisaran Romawi Timur ini. Perang ini dikenal dengan perang Yarmuk, perang yang terjadi tahun 636 M. Perang ini merupakan pukulan telak bagi Bizantium, sejumlah kota di Suriah berhasil jatuh ke tangan umat Islam, termasuk kota utama Damaskus. Pembebasan yarusalem dijaman Umar bin khatab, saat itu Umar bin khatab datang ke yarusalem untuk membuat perjanjian dengan pemimpin umat kristen (Uskup Sophronius sebagai perwakilan Bizantium) di yarusalem. Pada tahun 1187  Salahuddin Al Ayyubi  mulai memobilisasi tentaranya menyeberangi sungai Yordan untuk merebut Yerusalem, saat itu kekuatan romawi bisa dikalahkan Shalahudin al ayyubi tanpa harus membantai masyarakat yarusalem. Kepemimpinan Umar Ibn Khattab dan Shalahuddin al-Ayyubi yang menghormati sesama (penduduk yahudi dan nasrani), bermuara dari ajaran Islam yang berlandaskan pada konsep cinta, kasih, sayang, kerendahan hati, pengorbanan, toleransi, dan perdamaian.

Para sahabat nabi adalah pemimpin yang hebat, seperti amru bin ash, muawiyah bin abu sofiyan, (hebat secara politik dan pemerintahan)


B. Generasi Muhammad Al Fatih menaklukan konstantinopel

Penaklukan konstantinopel tahun 1453. Muhammad Al Fatih, gurunya adalah syeikh Aaq syamsudin, dimana keilmuannya, syuhudnya, luar biasa kualitas gurunya. Muhammad al-Fatih dilahirkan pada 27 Rajab 835 H/30 Maret 1432 M di Kota Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah saat itu. Ia adalah putra dari Sultan Murad II yang merupakan raja keenam Daulah Utsmaniyah. Akhirnya Muhammad al fatih menemukan ide yang ia anggap merupakan satu-satunya cara agar bisa melewati pagar tersebut. Ide ini mirip dengan yang dilakukan oleh para pangeran Kiev yang menyerang Bizantium di abad ke-10, para pangeran Kiev menarik kapalnya keluar Selat Bosporus, mengelilingi Galata, dan meluncurkannya kembali di Tanduk Emas, akan tetapi pasukan mereka tetap dikalahkan oleh orang-orang Bizantium Romawi. Sultan Muhammad melakukannya dengan cara yang lebih cerdik lagi, ia menggandeng 70 kapalnya melintasi Galata ke muara setelah meminyaki batang-batang kayu. Hal itu dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, tidak sampai satu malam. Di pagi hari, Bizantium kaget bukan kepalang, mereka sama sekali tidak mengira Sultan Muhammad dan pasukannya menyeberangkan kapal-kapal mereka lewat jalur darat. 70 kapal laut diseberangkan lewat jalur darat yang masih ditumbuhi pohon-pohon besar, menebangi pohon-pohonnya dan menyeberangkan kapal-kapal dalam waktu satu malam adalah suatu kemustahilan menurut mereka, akan tetapi itulah yang terjadi. Akhirnya kerajaan besar yang berumur 11 abad itu jatuh ke tangan kaum muslimin. Peperangan besar itu mengakibatkan 265.000 pasukan umat Islam gugur. Pada tanggal 20 Jumadil Awal 857 H bersamaan dengan 29 Mei 1453 M, Sultan Muhammad Al fatih berhasil memasuki Kota Konstantinopel. Setelah itu, ia menuju Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan menggantinya menjadi masjid. Konstantinopel dijadikan sebagai ibu kota, pusat pemerintah Kerajaan Utsmani dan kota ini diganti namanya menjadi Islambul yang berarti negeri Islam, lau akhirnya mengalami perubahan menjadi Istanbul.


C. Posisi Imam al gozali di Yarusalem 

Imam al gozali pada tahun 1096 datang, iktikaf di damaskus. Lalu 3 tahun kemudian pasukan romawi (pasukan salib) kembali datang ke yarusalem. Begitu dahsyatnya pembantaian terhadap kaum Muslim ketika itu. Karena itulah, banyak yang kemudian mempertanyakan  sikap dan posisi al-Ghazali dalam Perang Salib dan juga konsepsinya tentang jihad, dalam makna qital (perang) melawan musuh yang jelas-jelas sudah menduduki negeri Muslim. Saat itu meskipun imam al-Ghazali sempat berkunjung ke berbagai tempat suci Islam, termasuk Masjid al-Aqsha pada tahun 1096, tetapi ia tidak pernah menyebut tentang masalah pasukan Salib dalam berbagai tulisannya. Dan bukan berarti imam al gozali tidak menyuarakan berjihad kala itu (Manuskrip kitab al gozali juga banyak yang hilang). Posisi imam al gozali saat itu dipertanyakan karena tidak menyerang dan tidak mendukung. Tetapi dalam karya terbesarnya, IÍya’ ‘Ulum al-Din, al-Ghazali justru menekankan pentingnya jihad al-nafs. Walaupun tidak menempatkan satu bab khusus tentang jihad dalam Ihya’, al-Ghazali menekankan pentingnya jihad bagi kaum Muslim. Ia mengutip sejumlah ayat al-Quran yang menyebu tentang kewajiban jihad bagi kaum Muslim, seperti firman Allah SWT: “Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas  orang-orang yang duduk.” (QS al-Nisa:95). Dalam bab al-Amr bi al-Ma‘ruf wa an-nahyu ‘an al-Munkar al-Ghazali menyebutkan sejumlah hadits atau atsar (perkataan sahabat Nabi) tentang jihad. Dalam bab ini, al-Ghazali juga menekankan, bahwa aktivitas amar ma’ruf dan nahi munkar, adalah yang menentukan hidup-matinya umat Islam. Dalam karya-karyanya yang lain, al-Ghazali telah banyak menjelaskan makna jihad dalam arti perang, seperti dalam al-Wajiz fi Fiqh Madzhab al-Imam as-Shafi‘i. Ini dapat disimpulkan bahwa sebagai pakar fiqh,  al-Ghazali sangat memahami kewajiban jihad, dan ia telah banyak menulis tentang  hal ini. 


2. Mempersiapkan generasi Shalahudin Al Ayyubi-Muhammad Al Fatih 

Kualitas guru dari Shalahudin Al Ayyubi dan Muhammad Al Fatih  jauh dengan kualitas guru saat ini. Kuncinya untuk melahirkan generasi sekalas mereka ini yakni tugas kita ini saat ini. Poros pendidikan yang harus diperhatikan adalah pembersihan jiwa (bangunlah jiwanya, bangunlah badannya)

Pembersihan jiwa adalah pensucian jiwa. Tahap mensucikan jiwa :
  • At Tathahharu, mengangkat dan membersihkan jiwa dari penyakitnya. Pembersihan jiwa diawali dengan taubat.
  • At Takhalluq, memasukan/menghiasi kedalam jiwa segala sesuatu yang selayaknya berada dalam jiwa. Setelah jiwa dibersihkan kemudian dihiasi dengan sesuatu selayaknya ada dalam jiwa sehingga bisa kembali ke fitrah dan ber-akhlaqul karimah.
  • Al Iqtida' , meneladani prilaku yang bersumber dari Allah selayaknya prilaku Rasulullah
Untuk melahirkan generasi Shalahudin Al Ayyubi dan Muhammad Al Fatih, yang harus diperhatikan adalah memikirkan bagaimana solusi terbaik untuk menyelamatkan wilayah muslim. 


Satu satunya solusi yang dapat menyelamatkan wilayah muslim yakni menyeru kepada jihad. Ada kondisi yang harus dipersiapkan sebelum berjihad yakni : 
  1. Revolusi moral (reformasi jiwa), untuk mengakhiri degradasi spiritual dengan mengingatkan untuk kaum muslim bersatu dan berjihad. 
  2. Pengendalian hawa nafsu menjadi penting 
Kekalahan kaum muslimin saat itu disebabkan ke-alpaan menjalankan jihad  (berjihadlah kamu dengan hartamu, jiwa/dirimumu dan lisanmu) dan ke-alpaan menjalankan kewajiban agama. Jihad tidak hanya memerangi kaum kafir /munafik/yang memerangi agamamu, tetapi juga jihad melawan hawa nafsu dan jihad memerangi kedzaliman, kebatilan dan kemungkaran

Islam selain menaklukan juga membangun peradaban muslim

Rasulullah mewajibkan umatnya mencari Ilmu

Karena menurut imam al gozali ada dua ilmu yakni ilmu nafi' (ilmu yang bermanfaat) dan ilmu ghoiru nafi' (ilmu yang tidak bermanfaat). 

Di dalam satu doa Nabi Muhammad SAW mengucapkan “Allâhumma innî as’aluka ‘ilman nafi‘an, wa a’ûdzu bika min ‘ilmin lâ yanfa’.” Artinya “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat dan aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat”(HR Ibn Hibbân).

Rasulullah saw bersabda: “Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan”

Rasulullah mewajibkan umatnya untuk mencari ilmu, ilmu yang wajib dicari adalah ilmu yang nafi' (ilmu yang bermanfaat) atau ilmu khulu mudi' (ilmu yang lahir dari al quran dan sunah) atau Revealed knowledge. 

Allah memberikan keutamaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang berilmu dalam firman-Nya dalam Al-Qur`an surat Al-Mujaadilah ayat 11 : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.


3. Kemauan orang tua terhadap anaknya

Semua anak memang diwajibkan untuk berbakti kepada orang tuanya, tetapi untuk mengikuti kemauan orang tuanya dilihat lagi apakah kemauan orang tua tersebut akan mendatangkan mudarot, meskipun tidak ada orang tua yang berniat untuk menyakiti anaknya. Tidaklah akhsan juga orang tua memaksakan kehendak atau keinginannya (hal ini dapat mendzalimi anak)

Masing masing anak memiliki kecerdasan intelektual yang berbeda beda. Orang tua bersifat hanya mengarahkan anaknya didunia pendidikan, anak diarahkan sesuai dengan passion yang dimiliki. Kewajiban orang tua hanyalah memberikan pendidikan dan fasiliatas pendidikan yang baik untuk anaknya.  

Kalau seorang anak memiliki kecerdasan diatas rata-rata, sebaiknya harus dididik ilmu-ilmu fardu khifayah secara proposional dan profesional. Mendidik secara proposional dan beradab yakni 
  • Diharapkan orang tua/pendidik harus melihat potensi dan kebutuhan. 
  • Ilmu sains harus diimbangi dengan ilmu agama, sehingga tidak timpang. (doktor tapi dia juga ahli ilmu tafsir)
  • Ilmu fardu khifayah disesuaikan dengan kecerdasan anaknya (tidak perlu dipaksakan)
  • Menempatkan ilmu fardu ain (ilmu tauhid, mempelajari siroh, mempelajari sejarah nabi dan para sahabat) baru setelahnya ilmu fardhu khifayah.
Pemimpin kedepan harus memiliki gelar doktor di bidang sains dan doktor dibidang sosial sains. Sebagai orang tua selayaknya tetap mau belajar untuk mengetahui bagaimana menjadi orang tua yang baik dan mendidik anak anaknya dengan pola pendidikan yang baik, sehingga orang tua paham bagaimana melahirkan genarasi yang hebat

Ditengah keberagaman ini kita harus saling mengenal dan yang terbaik diantara kamu adalah orang yang bertaqwa. Nilai ketaqwaan ini yang harus ditampilkanAdab itu porsinya jangan terlalu berlebihan, jangan terlalu dipaksa dan jangan terlalu dikendalikan. 


Pertanyaan

1. Adab memilih pendidikan antara univeristas muslim dan non muslim 

Sekarang dilapangan grade universitas itu mempengaruhi didunia pekerjaan, grade univ rendah akan kalah bersaing dengan grade univ tinggi (ini konsekuensinya) Kampus negeri di Indonesia memiliki kualiatas pengajarnya bagus dan mahasiswanya juga pilihan. Selama masih ada univeristas islam yang kualitasnya tidak terlalu jauh gradenya maka pilihlah yang univ islam. Karena faktornya adalah keselamatan aqidah, kekuatan iman, keselamatan pergaulan (ini yang utama). Jika siswa tersebut tidak lagi diragukan kualitas kepribadiannya dan jurusan itu memang ga ada kecuali disitu (di univ non muslim) maka dengan sangat terpaksa tetapi dengan syarat pengalaman. Jika siswa itu tidak kuat akan menjadi pluralisme atau bahkan akan menikah dengan non muslim (orang itu sangat terpengaruh dengan lingkungannya) kecuali memang siswa tersebut adalah anak yang kuat, walaupun hidup di barat. Tidak direkomendasikan untuk jenjang S-1 mengambil pendidikan diluar, tetapi jika diluar sana ia mengikuti komunitas muslim, bergaul dengan komunitas yang baik, ada keluarga bisa dipertimbangkan. 

Secara umum tetep aqidah dan ahlaq tetep harus diutamakan. Ini adalah tantangan di dunia pendidikan dimana sekolah non muslim akan menyaingi sekolah muslim. Untuk level perguruan tinggi univ muslim swasta juga ada beberapa yang baik kualitasnya (tergantung dosen dan mahasiswanya). 

Kita jangan menjadikan kampus hanya memiliki sekonsep spesialisasi dibidang tertentu. Karena konsep pendidikan dalam islam, konsep keilmuannya harus integral. Tujuannya membentuk manusia yang sempurna sesuai dengan namanya yang universal (jami'ah) dan sifatnya kuliyah dan barulah spesialisasi (choose it). Sehingga diharapkan ahli dari berbagai bidang keilmuan tetapi dia orang yang soleh, jangan terbalik maka menjadi manusia yang parsial. 

Perlu untuk mengundang kampus islam yang kecil untuk menyamakan visi kedepan. Sehingga kualitas sekolah mereka stara dengan LIPIA. 


2. Memilihkan pendidikan anak untuk usia balita, karakter apa yang diperkenalkan ke anak oleh Rasulullah

Karakter itu bagaikan topeng, orang dapat memerankan berbagai karakter (secara segi pemahamannya). Karakter itu ada yang tidak baik dan baik, karakter baik (jujur, pemberani, penolong) itu terdapat dalam ahlaq. Rasulullah juga mencintai kebersihan, kepedulian (huminity). Memperkuat karakter dengan kebudayaan,peneladanan. 

Adab itu lebih mendasar, basis adab itu iman

Mengapa orang tidak membuang sampah sembarangan, ini menjadi alkulturasi pembiasaan, islam tidak menolak untuk tidak membuang sampah sembarangan karena basicnya iman (kebersihan sebagian dari iman) jadi bukan karena kebiasaan. 

Adab dalam konsep dalam penanaman pemahaman ilahiah

" Barang siapa yang mengenal Allah maka sungguh ia tidak akan mengenal yang lain,  barang siapa mengenal dirinya sungguh ia telah mengenal tuhannya yang satu. Barang siapa yang mengenal dunia sungguh ia yang terpedaya. Barang siapa mengenal akhirat maka ia mengenal dunia itu mudarot "

Adab berbeda dengan penanaman karakter yang diajarkan

Adab Muslim terdiri dari (27 adab)
  1. Adab hamba kepada Tuhannya
  2. Adab anak kepada orang tuanya
  3. Adab orang kecil terhadap orang besar 
  4. Adab orang muda kepada orang tua
  5. Adab bapak mengajarkan anaknya
  6. Adab murid kepada gurunya
  7. Adab mengkaji ilmu
  8. Adab perlakuan guru yang mengajar
  9. Adab beribadah kepada Allah
  10. Adab pergi supaya pulang
  11. Adab pergi setelah hari raya 
  12. Adab pergi menengok orang sakit
  13. dst

Adab yang harus diperkenalkan kepada anak adalah 
  • Adab anak supaya mencintai Allah dan Rasulnya, 
  • Adab yang baik (adab dirinya, adab terhadap lingkungannya, adab kepada orang tuanya, adab kepada saudaranya), 
  • Adab berguru untuk mendapatkan ilmu (tidak boleh tertinggal untuk diperkenalkan), dari situ yang lain akan bertahap. Jika adab ilmu benar akan muncul question yang ingin dia ketahui dan dia akan paham kewajiban dia sebagai hamba Allah yakni menuntut ilmu, pahala mencari ilmu sudah dia pahami, sehingga motivasi mencari ilmunya akan beda. 

Diantara adab orang berilmu adalah ia bertanya dan belajar tiada jemu. (Adab berilmu para sahabat dimana rasa ingin tahu dan bertanyanya tinggi).  Belajarlah bersikap lembut sebelum mempelajari ilmu

Dengan memahami adab tersebut maka ia akan paham kapan dia harus jujur, (dia tahu kalau dia jujur tapi malah menyebabkan perkelaian antar temen ya ga boleh). Maka ia perlu memahami tiga kebohongan yang diperbolehkan adalah :
  1. Berbohong demi menyenangkan hati orang lain dan kebaikan
  2. Berbohong dalam situasi perang
  3. Berbohong untuk mendamaikan saudara yang bertikai

" Cara menanamkan karakter pada anak yakni dengan metode cerita, karena sudah kita ketahui Al quran kan isinya cerita "

Beberapa negara hanya menerapkan konsep karakter saja, sehingga mereka menonjol berdasarkan karakater yang menjadi ciri khas mereka. Tetapi jika konsep adab diterapkan maka keyakinan akan tumbuh. Karakter abu bakar sidiq dan umar bin khatab kan beda.



Karakter, Ahlaq dan Adab Menurut Imam Al Gozali, 

Imam al-Ghazali ditakdirkan hidup pada saat dunia Islam diuji dengan ‘Perang Salib’. 
  • Karakter, Karakter atau watak adalah sifat batin yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia atau makhluk hidup lainnya. Menurut Imam al-Ghazali (Ihya ‘Ulum al-Din, III/119), manusia memiliki empat macam karakter, yaitu:
    Al-Rubu’iyah, yaitu sifat “ketuhanan” yang terdapat pada diri manusia yang apabila telah menguasai diri manusia maka ia ingin menguasai, menduduki jabatan yang tinggi, menguasai ilmu apa saja, suka memaksa orang lain dan tak mau direndahkan, maunya hanya dipuji.                      Al-Syaithaniyah, yaitu sifat “kesetanan” yang ada pada diri manusia yang apabila telah menguasai dirinya ia akan suka merekayasa dengan tipu daya dan meraih segala sesuatu dengan cara-cara yang jahat. Di sini mansia suka mengajak pada perbuatan bid’ah, kemunafikan dan berbagai kesesatan lainnya.                                                                                Al-Bahimiyah, yaitu sifat manusia berupa “kehewanan” yang apabila telah menguasai dirinya ia akan rakus, tamak, suka mencuri, makan berlebihan, tidur berlebihan dan bersetubuh berlebihan, suk berzina, berprilaku homoseks dan lain sebagainya.                                                                 
    Al-Sabu’iyah ,  merupakan   sifat  “kebuasan”  yang dapat menguasai diri manusia  ia   akan   suka   bermusuhan,  berkelahi,   suka  marah, suka menyerang, suka memaki, suka berdemo, anarkis, cemburu berlebihan dan lain sebagainya.
  • Ahlaq, sikap jiwa yang kokoh yg sudah menyatu dan mengakar dalam diri, baik dari ilmu dan perbuatan. Perbuatan yang otomatis keluar dari dalam dirinya baik otomatis ahlaqnya baik. Ahlaq suatu perangai (watak, tabiat) yang menetap kuat dalam jiwa seseorang dan merupakan sumber timbulnya perbuatan-perbuatan tertentu dari dirinya, secara mudah dan ringan, tanpa perlu dipikirkan atau atau direncanakan sebelumnya.
  • Adab, penjelasan adab terdapat dalam Kitab Ayyuhal Walad, kitab karya Imam al-Ghazali dikenal sebagai salah satu kitab penting da lam pendidikan anak dan pendidikan jiwa manusia.  Adab mencerminkan baik buruknya seseorang, yang terbekali oleh pengetahuan/ilmu yang dapat menjaga diri dari segala sifat yang salah.  Orang yang beradab baik apabila ia mampu menempatkan dirinya pada sifat kehambaan yang hakiki, tidak merasa sombong dan tinggi hati dan selalu ingat bahwa apa yang ada di dalam dirinya adalah pemberian dari Allah.

3. Memilihkan menempatkan abab atau ilmu duluan

Adab dan ilmu tidak bisa dipisahkan, semua dimulai dari ilmu tapi ilmu tentang adab. adab itu bukan wawasan tapi ilmu itu bisa wawasan/knowledge. sedangakan adab itu action/amalan. Sehingga untuk beramal betul itu perlu ilmu. Maka mana yang lebih dulu "ilmu" maksudnya jangan sampai diberikan wawasan ilmu yang fardu kifayah sebelum adabnya baik (Tidak diajarkan ilmu apapun dulu sebelum adabnya baik). Karena nanti jika seseorang telah memiliki adabnya kalau sudah baik, dapat dengan mudah diberikan ilmu pengetahuan untuk bekal hidupnya. 

Yang harus diterapkan lebih dahulu adalah Adab dulu baru ilmu, karena ilmu harus diberikan kepada orang yang beradab. Adab itu salah satunya adanya kemampuan meletakan ilmu pada tempatnya. Begitu masuk ilmu ia akan petakan. 

Orang yang beradab maka akan mampu menggunakan ilmu dengan tepat. Kalau orang tidak punya adab maka ia tidak akan tahu syariat, tidak punya iman dan tidak mengakui tauhid. Mereka yang tidak memiliki adab maka tidak akan mengerti menempatkan syariat. Sebenarnya proses pendidikan adalah proses penanaman adab terus menerus, kita akan semakin paham memahami sesuatu dengan adab. 

Masalah adab itu sangat luas skopnya. Mendidik anak-anak dengan adab dan ibadah. 






Pelantikan Anis Bawesdan - Sandiaga Uno 2017

Anis Bawesdan - Sandiaga Uno 
Balai Kota, 16 Oktober 2017


Biografi singkat Anis Bawesdan 

Anis Bawesdan lahir dari seorang ibu yang bernama Aliyah dan ayahnya yang bernama Rasyid Bawesdan, sejak kecil sudah merambah didunia organisasi dan kepemimpinan dan membentuk kelompok anak muda yang bergerak dalam bidang olah raga dan kesenian. Anis pernah menjadi ketua osis se-Indonesia setelah mengikuti Pelatian kepimpinan di Jakarta tahun 1985, ketua delegasi dari SMA se-Indonesia. Anis terpilih dari peserta AFS program pertukaran pelajar di Milwaukee Wisconsin Amerika Serikat 1987, tamat SMA Anis melanjutkan kuliah di UGM Yogyakarta fakultas ekonomi, selama kuliah Anis aktif di HMI dan menjadi katua umum senat UGM, Anis mendapat beasiswa dari Japan Airlines Fondation mengikuti kuliah musim panas di Sophia University Tokyo Jepang. Anis muda memulai kariernya di pusat antar universitas study ekonomi di UGM tahun 1995. Anis menikah dengan Feri ditahun 1996, dikarunia tiga orang putra dan satu orang putri. Anis mendapatkan beasiswa master S-2 di International Security and Economic Policy - School of Public Affairs, University of Maryland College Park America Serikat, dan Tahun 2005 mengenyam pendidikan S3 di Political Sains Departement - Northern Illinois Universty America Serikat. Tahun 2007 dilantik menjadi rektor di universitas Paramadina di usia 38 tahun, sehingga ia menjadi rektor termuda sehingga majalah Forent Policy, sehingga memasukkan nama Anis ke dalam daftar 100 intektual publik dunia, satu satunya orang Indonesia yang masuk ke daftar tersebut. Nama Anis masuk kedalam daftar 20 tokoh yang diperkirakan menjadi perhatian dunia, nama Anis disandingkan dengan menlu inggris dan perdana mentri rusia. Tahun 2009 Anis memulai gerakan Indonesia Mengajar, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat berperan aktif untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasi janji kemerdekaan. Tahun 2014 presiden Joko widodo menunjuk Anis sebagai mentri pendidikan dan kebudayaan, banyak prestasi yang ditunjukan selama anis menjabat, Tahun 2016 Anis digantikan Muhajir efendi, setelah tidak lagi menjabat Anis diusung partai gerindra dan PKS untuk maju sebagai calon gubernur jakarta berpasangan dengan Sandiaga Uno, Anis-Sandi memenangkan pertarungan menuju kursi DKI 1. Kiprah Anis sebagai pemimpin tidak diragukan lagi, jiwa kepemimpianannya telah terlihat sejak kecil sederet prestasi yang dimiliki diharapkan dapat membawa ibukota Jakarta lebih baik lagi.  


Biografi singkat Sandiaga Uno  

Sandiaga Salahuddin Uno lahir di Rumbai, Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969. Sandiaga anak dari Razif Halik Uno dan Mein R. Uno. Sandiaga terkenal sebagai pengusaha dan politikus Indonesia. Sandiaga Uno merupakan sosok yang cerdas, hal ini terbukti ketika ia kuliah di Wichita State University di Kansas, Amerika, ia berhasil lulus dengan predikat Summa Cum Laude. Selepas lulus dari Wichita State University, ia kemudian bekerja di Bank Summa milik William Soeryadjaya. Karena kinerjanya yang cukup bagus di perusahaan, setahun kemudian ia menerima beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya di George Washington University, Amerika Serikat. Ia menamatkan kuliahnya dengan meraih IPK sempurna 4.00 yang merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Kemudian pada tahun 1993, ia bekerja di Singapura dan memilih bergabung dengan perusahaan Investasi bernama Seapower Asia Investment Limited sebagai manager Investasi. Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 1995, ia kemudian pindah ke Kanada dan bekerja di perusahaan bernama NTI Resources Ltd dengan posisi sebagai Executive Vice President NTI Resources Ltd."Roda Kehidupan selalu berputar". Badai krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997, mengakibatkan perusahaannya juga terkena imbasnya. Perusahaannya kemudian bangkrut dan mulai melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) termasuk pada dirinya. Sandiaga Uno memulai usahanya setelah sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut. Pada tahun 1997 ia mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan (PT Recapital Advisor) bernama teman SMA nya yakni Rosan Perkasa Roeslani. Pada tahun 1998, ia bersama Edwin Soeryadjaya kemudian mendirikan perusahaan Investasi bernama PT Saratoga Investama Sedaya, berbekal jaringan (network) yang baik dengan perusahaan ataupun lembaga-lembaga keuangan yang ada didalam negeri maupun luar negeri, perusahaan yang didirikan oleh Sandiaga Uno kemudian akhirnya sukses. Perusahaan investasinya bergerak di bidang telekomunikasi, pertambangan dan produk kehutanan. Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain. Perusahaan investasinya yaitu Saratoga Capital dikenal sebagai firma investasi terbesar di Indonesia yang memiliki karyawan sebesar 20 ribu orang. Namun pada tanggal 10 Juni 2015, ia resmi mengudurkan diri sebagai Direktur Utama di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, posisinya digantikan oleh Michael Soeryadjaya yang merupakan cucu dari William Soeryadjaya, Pendiri PT Astra International. 
Saat ini, Sandiaga Uno menjabat sebagai Komite Ekonomi Nasional dan bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia.  Sandiaga Uno yang berdarah Gorontalo ini kerap memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), utamanya pada pemuda. Ia juga aktif sebagai pembicara utama di berbagai seminar kewirausahaan, menurutnya keberanian serta optimisme adalah kunci pembuka jalan untuk meraih kesuksesan masa depan. Selain itu menurutnya jejaring relasi menyumbang 30 persen kesuksesan selebihnya berasal dari kerja keras dan juga menjadi kepercayaan. Pada tahun 2009, ia tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes. Tahun 2011, Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia. Ia menduduki peringkat ke-37. Diketahui total kekayaan Sandiaga Uno sekitar 3,8 Triliun rupiah berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) pada september 2016. Mengenai keluarga, Sandiaga Uno menikah dengan Nur Asia dan dikaruniai dua orang bernama Amyra Atheefa Uno dan Anneesha Atheera Uno. Beliau memiliki twitter @sandiuno Demikian Biografi Sandiaga Uno,

Pidato Pak Anis Bawesdan (didalam gedung balai kota)

Anis Bawesdan menyampaikan Pidato singkat di dalam ruangan balai kota Jakarta, 16 Oktober 2017, karena sisanya akan dilanjutkan diluar bersama masyarakat kota Jakarta. 

Kami menyampaikan pesan singkat yakni kita semua telah menyaksikan kita berdua telah melewati prosesi serah terima jabatan "insyaa Allah amanat ini akan kami berdua jalankan dengan sebaik baiknya" (disambut takbir oleh para hadirin). Terimakasih kepada para bapak gubernur yang telah menjalankan tugasnya 5 tahun terakhir, Birokrasi tak tergantung kepada siapa yang menjadi pemimpin, birokrasi mengabdi terus menerus oleh karena itu kami berdua akan meneruskan pengabdian bersama birokrasi di Jakarta ini. Kami berdua sudah tidak sabar lagi langsung ingin bekerja, kita sudah bersiap siap selama 6 bulan. Insyaa Allah kami  langsung bekerja. Ijinkan saya mengakhiri disini dan nanti yang lengkap akan kami sampaikan disana (diluar) bersama dengan masyarakat. Dari gelora diruangan ini insyaa Allah Jakarta akan menjadi lebih baik. 

Pidato singkat Sandiago Uno (diluar gedung Balai Kota) 

Sandiago Uno memperkenalkan istrinya nur asiah 

Hari ini jakarta maju satu langkah, kami (Anis-Sandi) mengapresiasi gubernur sebelumnya, gubernur hebat yang telah membangun DKI Jakarta. 5 tahun yang lalu kebelakang (Pak Jokowi, Pak Basuki dan Pak Jarot) Ucapan terimakasih kepada mereka karena telah memberikan yang terbaik buat Jakarta. Kita semua disini harus optimis supaya Jakarta jauh lebih baik lagi, lebih sejahtera lagi. Dengan program OKE_OCE sehingga dapat mengatasi warga jakarta yang susah mencari pekerjaan, membantu pemerintah menciptakan dunia usaha sehingga ekonomi rakyat tumbuh dan berkembang, buka lapangan pekerjaan dimasyarakat kelas menengah, UKM akan tumbuh dan bisa mendapatkan permodalan, masyarakat kedepan akan mendapatkan pendidikan yang lebih baik (KJP plus), Insyaa Allah program KJP plus akan menjawab permasalahan pendidikan yang diinginkan masyarakat yakni pendidikan yang tuntas dan berkualitas. Pembangunan di Jakarta harus berkeadilan, kita harus pastikan kita semua dapat merasakan pembangunan yang merata di DKI. Ada 23 rencana kerja yang telah kita persiapkan, semoga kita berdua akan istiqomah menuju rencana kerja kita. Mohon diberikan dukungan agar pembangunan di DKI tidak mengalami ketimpangan. Warga harus optimis agar semua biaya terjangkau dari biaya transportasi, biaya perumahan. 

Kita sambut kedatangan para ulama yang telah meluangkan waktunya untuk hadir, terimakasih atas para ulama yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang sudah memberikan doa pada kita semua, mari kita doakan para ulama kita  diberikan umur panjang, diberikan keberkahan diberikan kesehatan, sehingga kedepannya warga DKI berahlaqtul kharimah (Takbir dan Shalawat Nabi). Ulama harus dekat dengan umaro, kalau ulama dekat dengan umaro insyaa allah masalah di DKI bisa di diskusikan bersama. 

Perwakilan nama-nama yang mensukseskan berjuang untuk Jakarta Maju Kotanya dan Bahagia warganya. 
  1. Sarah jubaidah  (Ibu rumah tangga aktif kegiatan sosial wirausaha) penjual nasi uduk 
  2. Nedi supriyadi - UKM disabilitas/difabel (Usaha komputer HP)
  3. Hartono - UKM Inspiratif (sepatu olah raga merk sandi uno)
  4. Idin - Aktivis Lingkungan Hidup 
  5. Osama Abdul Aziz - Ketua Relawan Jakarta 
  6. Salim Abdullah - Aktivis Pendidikan 
Mereka mendapatkan hadiah dari pak Sandiago Uno, berupa topi, seragam, sepatu dan lencana wakil gubernur, sebagai simbol bahwa pemimpin akan melebur bersama masyarakat, sehingga tidak ada batasan antara pemimpin dan masyarakat. 


Sebelum Anis memulai pidatonya Anis mengharapkan para hadirin menyanyikan lagu Padamu Negeri dan setelahnya diterikan kata "Merdeka" 


Pidato Anis Bawesdan (diluar gedung walikota)

Lembar baru bagi Jakarta hari ini telah dibuka, hari ini lembar baru mulai dibuka kembali untuk perjalanan panjang kota jakarta. Katika niat lurus telah dituntaskan, ketika ikhtiar gotong royong dalam makna yang sesungguhnya dan didukung dengan doa yang tanpa henti dipanjatkan, maka pertolongan dan ketetapan Allah telah datang, tak ada yang bisa menghalangi apa yang telah ditetapkan olehNya, tak ada yang bisa mewujudkan apa yang telah ditolak olehNya. Warga jakarta telah bersuara dan telah terpaut dalam satu rasa yang sama yaitu keadilan bagi semua. Maka dengan mengucap syukur dan doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Yang Maha Penolong dan Melindungi. Alhamdulillah sebuah fase perjuangan telah terlewati, hari ini sebuah amanah besar diletakkan dipundak kami berdua, sebuah amanat yang dipertanggung jawabkan di dunia dan akhirat. 

Hari ini adalah penanda awal perjuangan yang menghadirkan kebaikan, dalam menghadirkan keadilan yang diharapkan seluruh rakyatnya yaitu maju kotanya bahagia warganya. 

Hari ini saya dan bang sandi dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur, bukan bagi yang memilih kami saja tapi bagi seluruh warga jakarta. Kini saatnya bergandengan bagai saudara dalam satu rumah untuk memajukan kota jakarta, 

Pepatah batak mengungkapkan "Kolong manjalak kolong, kolong majalak dolu", Kasih sayang akan mencari kasih sayang, kasih sayang akan menciptakan persatuan. Ikatan yang kemaren sempat tercerai mari kita ikat kembali, mari kita rajut kembali, mari kita kumpulkan energi yang tercerai menjadi energi yang terkumpul untuk membangun kota ini bersama sama. 

Jakarta adalah tempat yang dipenuhi sejarah, setiap sudut dikota ini menyimpan lapisan kisah sejarah yang dilalui ratusan bahkan ribuan tahun, Jakarta bukanlah kota yang dibagun kemaren, sejak era sunda kelapa, jayakarta, batavia, hingga kini  Jakarta adalah kisah era peradapan manusia. Jakarta adalah melting plot, Jakarta adalah pusat berkumpulnya manusia dari seluruh nusantara, bukan hanya nusantara saja tetapi juga pusat berkumpulnya manusia dari seluruh belahan dunia, dikota ini interaksi adalah bagian dari sejarahnya. Dikota ini masyarakatnya betawi telah menjadi sebaik baiknya tuan rumah bagi Jakarta

Dikota ini semua sejarah penting di negeri ini di torehkan, dua kilo meter letaknya dari kita berkumpul dimana para pemuda berkumpul di kramat raya mengumandangkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa bersama. Satu kilo meter dari tempat kita berkumpul disitu para pendiri republik, para perintis kemerdekaan berkumpul menyusun visi republik ini. Sekarang kita sebut sebagai gedung pancasila, disitu mereka merumuskan garis depan, garis besar bagaimana republik ini didirikan, Janji kemerdekaan dituliskan ditempat itu. Tiga kilometer dari kita berkumpul ada penggangsaan timur, disitu mereka berkumpul untuk mengumandangkan proklamasi kemerdekaan. Ditanah ini semua cita-cita bangsa diungkapkan. Oleh karena itu kita tidak boleh ditanah ini janji kemerdekaan tak terlunaskan oleh warganya. 

Republik ini menjanjikan kesejahteraan maka di ibukota harus lahir kesejahteraan. Republik ini perlindungan maka di ibukota harus ada perlindungan. Republik ini menjanjikan mencerdaskan kehidupan bangsa maka di ibukota harus hadir ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan ketika Republik ini tegas-tegas mengatakan bahwa visinya adalah menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, maka Insyaa Allah kita sama sama tunaikan ikhtiar itu, di ibukota harus hadir kedilan sosial bagi seluruh warga Jakarta. 

Jakarta ini dari satu sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat. Penjajahan didepan mata itu yakni di Jakarta, selama ratusan tahun. Ditempat lain mungkin penjajahan terasa jauh tapi di Jakarta bagi orang jakarta yang namanya kolonialisme itu didepan mata dirasakan sehari-hari. Karena itu jika kita merdeka maka janji-janji itu harus terlunaskan bagi warga Jakarta. Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Tapi kini kita telah merdeka, kini saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai Jakarta ini seperti yang dituliskan dalam pepatah madura " itik se' a telor, ayam sing ngeremi", itik yang bertelor ayam yang mengerami. Kita yang bekerja keras merebut kemerdekaan, kita yang bekerja keras mengusir kolonialisme, kita semua harus merasakan manfaat kemerdekaan di ibukota ini. 

Kita semua menginginkan Jakarta menjadi layaknya sebuah arena aplikasi PANCASILA. Jakarta bukan sekedar kota, dia adalah ibukota. Maka di kota ini PANCASILA harus mengejawantah, PANCASILA harus menjadi kenyataan. Setiap silanya harus terasa dalam keseharian. 

Dimulai dari hadirnya suasa Ketuhanan dalam setiap sendi kehidupan kota, Indonesia bukanlah negara berdasarkan satu agama namun bukanlah sebuah negara yang alergi agama apalagi anti agama. Ketuhanan selayaknya menjadi landasan kehidupan warga dan kehidupan bernegara sebagaimana sila pertama PANCASILA "Ketuhanan Yang Maha Esa"

Prisinp ketuhanan ini kemudian diwujudkan dengan hadirnya rasa kemanusiaan, hadir rasa keadilan bagi seluruh rakyat tanpa ada yang terpinggirkan, terugikan, dan apalagi yang tidak dimanusiakan dalam kehidupannya. Karena itu mari kita hadirkan Jakarta yang manusiawi, Jakarta yang beradab. Sebagaimana prinsip PANCASILA kita, sila ke-2 "Kemanusiaan yang adil dan beradab"

Perjuangan selanjutnya menghadirkan persatuan dalam kehidupan kota, tidak hanya merayakan keragaman tapi mari kita merayakan persatuan. Sering sekali kita melewati kata persatuan, ada pepatah aceh yang bermakna "cilaka rumah tanpa atap, cilaka tanpa guyup" Persatuan dan Keguyupan ini yang harus diperjuangkan dimulai dari meruntuhkan sekat-sekat yang menjadi penghalang interaksi antar komponen masyarakat, terutama pemisah antara ruang bagi mereka yang berkemampuan ekonomi dan tidak. Mari kita hadirkan Jakarta yang bersatu bagi semua, karena ruang interaksi terbuka bagi semua. 

Dalam mewujudkan prinsip tersebut mari kita kembalikan musyawarah menjadi tradisi kita sebagaimana sila ke-4 dalam PANCASILA kita yang berbunyi " Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan ", karena itu majelis majelis warga akan dihidupkan kembali. Kota ini tidak boleh hanya perintah gubernur sampai kebawah dengarkan kata rakyat. Maka kita hidupkan seluruh majelis-majelis yang ada di kota ini. Ada banyak majelis dikota ini kita hidupkan semuanya. Musyawarah kota terutama untuk menghasilkan kesepakatan dan kesepahaman. Dalam pepatah minang bermakna " tuah sakatu " , dalam kesepakatan yang berdasarkan musyawarah tersebut terkandung terkandung tuah tentang kebermanfaatan. 

Yang ke-5 sebagai ujungnya dan inilah yang paling mendasar, ini paling penting. Dimana yang kita perjuangkan selama sepanjang kampanye kemaren adalah pelaksanaan sila ke-5 yang bunyinya " keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia ". Itu yang kita akan jadikan sebagai fondasi persatuan di Jakarta. 

Kita jadi ingat disaat dulu republik ini akan dibuat, pesannya jelas " kita tidak hendak membangun suatu negara untuk sekelompok orang ". Saat itu Bung Karno mengatakan demikian " kita hendak membangun satu negara untuk semua, bukan untuk satu orang, bukan untuk satu golongan, bukan untuk golongan bangsawan maupun golongan orang kaya, tetapi untuk semua. Karena itu pengambilan kebijakan di kota ini haruslah didasarkan pada kepentingan publik. Pengelolaan tanah , pengelolaan air, pengelolaan teluk dan pengelolaan pulau tidak boleh diletakan dalam kepentingan individu. Pengelolaan itu semua tidak boleh kepentingan satu golongan, tidak boleh untuk kepentingan perhimpunan, tidak boleh untuk kepentingan satu korporasi, tetapi itu untuk kepentingan warga Jakarta semua. Semua untuk semua, Jakarta untuk semua. Ini lah semangat pembangunan yang kita letakan sama sama untuk Jakarta. 

Gubernur dan wakil gubernur tentu sebagai pemimpin bagi semua yang harus menghadirkan keadilan bagi semua. Namun jelas kami tegaskan bahwa tekad kita adalah mengutamakan pembelaan yang nyata kepada mereka yang selama ini tak mampu membela dirinya sendiri. Mengangkat mereka yang selama  ini terhambat dalam perjuangan mengangkat dirinya sendiri, bang sandi tadi sudah mengungkapkan komitmen dan paradigma kedepan tentang rencana pembangunan kota ini, bang sandi telah menjabarkan bagaimana kita bersama-sama membangun dan mengelola kampung, mengelola jalan, mengelola sekolah, mengelelola puskesmas, pasar, angkot dan berbagai aspek kehidupan lainnya, seperti kata bang sandi ini adalah satu langkah kedepan, memastikan Jakarta yang lebih ramah rimpi untuk semua. 

Untuk itu ijinkan kami mengajak seluruh warga, menjadikan usaha, memajukan kota sebagai sebuah gotong royong, sebagai sebuah gerakan, pembanguan kota kedepan Gubernur bukanlah hanya sekedar administrator bagi penduduk kota, Gubernur bukanlah penyedia jasa bagi warga yang jadi konsumennya. Namun kami bertekad untuk bisa melakukan lebih dari itu. Kami ingin bisa bekerja sesama dengan warga Jakarta, berkolaburasi dengan warga Jakarta sebagai perancang dan pelaku pembangunan. Dalam pepatah banjar " salapik sakaguringan, sabantal sakalang gulu " satu tikar tempat tidur, satu bantal penyangga leher ", kiasan kata ini bermakna hubungan yang erat antar elemen masyarakat saling setia dan saling mendukung sama lain. Inilah Jakarta yang akan kita bangun bersama sama untuk lima tahun kedepan.

Untuk itu kami mengajak untuk seluruh elemen kepemimpinan dikota Jakarta, mulai dari jajaran pemerintah daerah, para wakil rakyat, pemimpin lembaga pertahanan, keamanan dan penegakan hukum, mari kita memiliki tekad yang sama yaitu mari kita sama-sama hibahkan hidup kita kepada warga Jakarta bukan sebaliknya. Jangan berbalik untuk menyedot dari kota dan warganya untuk dibawa pulang kerumahnya. Tetapi hadirlah untuk menghibahkan waktu , tenaga, pikiran, keringat untuk kemajuan kota Jakarta. Sebuah kearifan lokal dari minahasa mengingatkan kita " Sitou timou tumouto ", manusia hidup untuk menghidupi orang lain, menjadi pembawa berkah bagi semua. Sebuah pengingat bagi semua manusia namun terutamanya bagi para pemimpin. 

Ijinkan pada kesempatan ini kami ingin memastikan, dan saya akan ucapkan pula nanti dalam saat sidang paripurna di DPR yakni kata kata yang diungkapkan oleh tokoh betawi, kata kata itu terpatri dipatungnya, yang patungnya terpasang di monas sana. Kalimatnya adalah " setiap Pemerintah harus mendekati kemauan rakyat ", inilah sepatutnya dan harus menjadi dasar untuk memerintah. Pemerintah yang tidak memperdulikan, atau menghargakan kemauan rakyat, sudah tentu tidak bisa mengambil peraturan yang sesuai dengan perasaan rakyat. Setujukah dengan pernyataan tersebut ? Itu adalah sebuah kalimat yang diungkapkan oleh salah satu putra terbaik betawi Muhammad Husni Tamrin. Kalimat itu terpatri di monas sana, saya bayangkan semua orang yang bekerja di kota ini baca kalimat ini, renungkan resapi dan laksanakan. Bagi semua yang mengatas namakan rakyat Jakarta ingatlah kata-kata Husni Tamrin, jalankan kalimat itu. Setiap pemerintah harus mendekati kemauan rakyatnya. 

Perjuangan kita didepan yakni untuk mewujudkan gagasan, kata dan karya yang selama ini kita telah tekadkan. Kita akan melakukan tiga-tiganya, yakni membawa gagasan, membawa kata-kata, membawa kerja. Jadikan menjadi satu rangkaian " gagasan kata kerja ", dengan begitu kita ingin Jakarta maju,  Jakarta menjadi bagian dari kota modern yang diperhitungkan dunia tetapi memiliki akar yang kuat didalam tradisi kebudayaannya. 

Dengan memohon pertolongan kepada Yang Maha Pemberi Pertolongan, mari kita bersama beriktiar mewujudkan Jakarta yang maju setiap jengkalnya dan bahagia setiap insan didalamnya semoga Allah membantu ikhtiar kita. 

Ijinkan saya sebelum menutup sambutan ini membacakan sebuah pantun untuk warga Jakarta. 

Bekerja giat dikali anyar, mencuci mata di kampung rawa 
Luruskan niat teguhkan ikhtiar, bangun Jakarta bahagiakan warganya. 
Cuaca hangat di ciracas, tidur pulas di pondok indah.
Mari berkeringat bekerja keras, tulus iklas tunaikan amanah. 

Semoga Allah memudahkan ikhtiar kita, membukakan jalan-jalan yang sekarang sempit, memudahkan menemukan solusi solusi baru, menjauhkan dari segala macam fitnah, menjadikan setiap wilayah kota ini  Tholdatun Thoibatun Warabin gofuru, menurunkan keberkahan bagi setiap warganya, memberikan kebahagiaan untuk setiap insan dikota ini, Lahaula wala quata illa billah, tiada yang kuasa, tiada kekuatan dan daya upaya selain kehendak Allah, semoga ikhtiar ini selalu dimudahkan, semoga ikhtiar ini selalu dituntaskan , dan insyaa Allah keberkahan akan diberikan kepada kita semua. 

Jumat, 13 Oktober 2017

Indahnya Berukhuwah - Ustad Salim A Fillah


Keberkahan dalam rumah Allah yakni setiap langkah menuju rumah Allah, akan
  • Meninggikan derajat orang tersebut
  • Mengampuni kesalahan orang tersebut
  • Mempermudah jalan ke surge Allah

Keberkahan dalam majelis ilmu, sebagaimana sabda Rasulullah :
“ Tidak berhimpun satu kaum di rumah Allah yang didalamnya mereka membahas kitab Allah, mengkaji dan membedah makna, memahami maknanya. Kecuali mereka itu kelak akan mendapat rahmat Allah yang tercurah kepada mereka, para malaikat juga menaungkan sayapnya sampai majelis ilmu itu tuntas.  Para malaikat itu menghadap Allah untuk melaporkan nama-nama orang yang duduk dimajelis ilmu untuk memintakan ridho dan surga Allah, dan turunlah ketentraman kepada mereka. Ketentraman karena mengingat Allah dan ketentraman dalam duduk dimajelis ilmu. Dalam bermajelis ilmu kita dituntut untuk mengkawatirkan yang perlu dikawatirkan (yakni  mengkawatirkan sesuatu yang belum dijamin oleh Allah yakni surge) dan tidak perlu mengkawatirkan apa yang tidak perlu dikawatirkan (yakni sesuatu yang sudah dijamin Allah seperti rejeki)”

Dalam pembahasan majelis ilmu kali ini membahas ayat yang dibagi menjadi (tiga) penggalan ayat yang akan dibahas yakni sebagai berikut,
“ hanyasaja orang yang beriman itu adalah bersaudara (1) maka damaikanlah diantara mereka saudara kalian (2) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kalian dirahmati Allah (3)

(I) Hanya saja orang mukmin itu bersaudara.

Ada beberapa poin disini yakni iman :
  • Iman itu dilaksanakan dari hati yang diyakini /diikrarkan dengan lisan dan dibuktikan dengan amal perbuatan yang dilakukan, mengukur kualitas imanan kepada Allah diletakkan pada kualiatas hubungan kita dengan sesama (apa yang dihati orang kita bisa menyembunyikan, dilisan orang bisa berdusta, dan ada orang yang bisa berpura pura, orang munafikun juga beribadah bersamaan orang mukmin
  • Iman itu takarannya adalah kualitas hubungan antar sesame mukmin, orang aman dari gangguan lisan/tangannya. Menjalin hubungan sesama muslim akan aman dari gangguan lisan/tangannya.
  • Seorang mukmin akan aman bagi muslim yang lain karena memiliki iman yang baik 

Rasulullah bersabda

Berimanlah kepada Allah dan hari akhir dan jangan sampai menyakiti tetangga (1) berkatalah baik atau diam (2) sebuah hubungan mukmin harus mendatangkan manfaat.

Perkataan yang disampaikan haruslah perkataan yang benar isinya, indah cara penyampaiannya , tepat waktu penyampaiannya, santun bahasanya, bermanfaat bagi pendengarnya, berpahala disisi Allah. Jika salah satunya tidak memenuhi  syarat maka tundalah sampai saatnya tiba untuk berbicara atau diam.
Berbicara itu tidak hanya benar tetapi baik.

Kalian seperti memakan bangkai saudaranya sendiri, maka kita akan membenci orang yang memakan bangkai saudara kita. Maka dari itu janganlah membicarakan keburukan dari saudara muslimmu.

Rasulullah bersabda “katakanlah yang benar meskipun pahit” ini untuk kejujuran dalam berdagang.

Suatu hubungan seorang muslim harus mendatangkan manfaat

-      Sebagaimana pada surah Ibrahim ayat  24
  • Akarnya mengujam ketanah dengan kuat (aqidah mukmin itu harus kuat/tidak tergoyahkan)
  • Cabangnya menjulang kelangit (beribadah/beramal soleh menghantarkannya terkenal oleh penduduk langit)
  • Buahnya memberikan manfaat (muslim harus memberikan manfaat bagi orang disekitarnya)

Surah al zukruf
Orang yang mencintai, intim, akrab,dekat , dihari akhir akan bermusuhan dan menjadi musuh dari sebagian yang lain, kecuali orang yang bertaqwa ( Hubungan yang terjalin karena Allah, untuk Allah, dan mendapatkan ridho Allah )

Surah At Taubah
Bertaqwalah kamu kepada Allah dan bersamalah selalu dengan orang yang benar

Kita dihari akhir akan dikumpulkan dengan orang orang yang dicntai karena Allah


II. Damaikanlah diantaa kedua saudaramu (pastilah mereka memiliki masalah)

  • Seorang mukmin yang beriman pastilah dalam menjalin hubungan akan memiliki masalah
  • Diantara orang yang bermasalah haruslah ada uswah (orang yang mendamaikan)
Jika kita merasa pendapat kita benar ada sebaiknya kita sampaikan dengan bijak tanpa meyinggung perasaan orang lain

Pesan dalam Mencapai Indahnya berukhuwah :

  • Berperanlah sebagai pendamai yang mendamaikan saudaramu yang bertikai, sehingga mereka saling bersapa dan behubungan kembali meskipun sekalipun kalian harus berbohong untuk mendamaikan orang yang berselisih 
  • Berta'aruflah antar sesama sehingga kalian memahami karakter saudara muslim kalian 
  • Landaskan pertemananmu karena Allah, untuk Allah dan untuk mencapai Ridho Allah